infosawit

Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di 20 Provinsi Bakal Diremajakan



Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di 20 Provinsi Bakal Diremajakan

InfoSAWIT, BALI – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 250 miliar untuk mendukung program peremajaan perkebunan kelapa sawit milik petani (smallholders). Kabarnya peremajaan kebun sawit itu akan dilakukan di 20 provinsi dan 75 kabupaten.

Direktur BPDPKS, Hendrajat Natawidjaya menjelaskan, dana peremajaan yang sudah dicairkan hingga saat ini mencapai Rp 4 miliar. “Total dana anggaran tahun ini Rp 250 miliar, dan yang sudah dicairkan Rp 4 miliar,” ujarnya dalam konferensi Internasional Sawit dan Lingkungan (ICOPE) 2018, di Bali, belum lama ini.

Menurut dia, program peremajaan kebun petani sawit itu telah dimulai di Sumatera Selatan dan Sumatera Utara. “Tahun ini target peremajaan seluas 2,4 juta hektar. Progress sejauh ini sudah dilakukan tahap awal di Sumatera Selatan seluas 300 hektare dari total lahan sekitar 4.000 hektar,” ujarnya.

Strategi peremajaan kebun sawit petani, kata Herdrajat, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan tanpa membuka lahan baru. Tercatat produktivitas kebun sawit petani masih rendah dengan kriteria usia tanaman yang tua dan penggunaan bibit palsu. “Sehingga hasilnya jauh dibandingkan produktivitas kebun sawit yang dikelola swasta dimana bisa mencapai 5-6 ton per hektare per tahun. Diharapkan dengan strategi peremajaan, produktivitas kebun sawit petani dapat meningkat dan sekaligus mengurangi pembukaan lahan,” paparnya. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit