infosawit

Membuat Delegasi Uni Eropa Paham Kelapa Sawit



Membuat Delegasi Uni Eropa Paham Kelapa Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Perwakilan Parlemen Uni Eropa baru saja mengunjungi Indonesia. Delegasi Uni Eropa diterima Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dikantornya pada hari Rabu, 9 Mei 2018 lalu.

Menurut penuturan Luhut, mereka belum memahami besarnya Indonesia, padahal Indonesia memiliki panjang dari ujung Sabang di Aeh samapi ke Mareuke di Papua, dimana Indonesia memiliki17 ribu pulau, 265 juta penduduk, GDP sekitar US$1,1 triliun.

Ketika Delegasi Uni Eropa menanyakan apakah Indonesia akan melakukan retaliasi (tindakan balasan), kata Luhut, Indonesia tidak memiliki terminologi retaliate. “Tindakan balasan bukan budaya kami, tapi jangan buat kami pada posisi yang terpojok, kami memiliki kelas menengah sebanyak 55 juta dan terus meningkat,” tutur Luhut dalamketerangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lantaran Indonesia terdiri dari beribu pulau, maka kata Luhut, kebutuhan pesawat terbang sebagai moda transportasi akan sangat terbuka lebar, paling tidak untuk 20 tahun kedepan Indonesia akan membutuhkan sekitar 2.500 pesawat, dengan total investasi sejumlah  US$ 26 miliar dan bakal membuka lapangan kerja sebanyak 200 ribu pekerja di negara produsen pesawat terbang.

Dengan adanya kebijakan Uni Eropa tentang sawit maka bisa saja pilihan pengembangan moda pesawat itu ke Airbush bukannya Boeing. “Kami tidak meminta minta kepada anda, tetapi negara kami lebih besar ketimbang negara anda,” cerita Luhut.

Lebih lanjut kata Luhut, pihaknya tidak menahan kebijakan yang akan diambil Uni Eropa tentang kelapa sawit, tetapi percaya atau tidak dengan kelebihan yang dimiliki Indonesia maka pihak Uni Eropa pasti butuh Indonesia.

“Kita harus tegak berdiri, kita tidak perlu ancam, dia harus tahu kita punya power, ini harus clear, jadi kalian yang muda-muda juga harus jelas , bukan kita sombong tapi kita juga bukan pengemis, kita jelaskan juga ekonomi kita, fundamental ekonomi kita bagus, kita investment grade,” tandas dia. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit