infosawit

PASAR CPO MEMILIKI TREN HARGA MENINGKAT



PASAR CPO MEMILIKI TREN HARGA MENINGKAT

SEIRING BERJALANNYA WAKTU, PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT JUGA BERTUMBUH MENGIKUTI TREN PERMINTAAN KONSUMSI PASAR DUNIA. KEBERADAAN PERUSAHAAN PERKEBUNA KELAPA SAWIT JUGA SELALU BERUSAHA MENINGKATKAN HASIL PRODUKSINYA SELARAS DENGAN PERMINTAAN PASAR YANG SELALU BERTAMBAH SETIAP TAHUNNYA.

Memang permintaan pasar akan minyak sawit selalu bertumbuh setiap tahunnya, bertambahnya permintaan pasar tersebut, karena minyak sawit sudah menjadi komoditi dunia yang selalu mengalami pertumbuhan pasar setiap tahunnya. Terlebih, keberadaan minyak sawit sebagian besar berasal dari produksi perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Menurut Direktur Keuangan PT ANJ Tbk., Lucas Kurniawan, perusahaan selalu mengikuti perkembangan harga dan kebijakan-kebijakan pemerintah, dimana berbagai faktor yang terjadi, secara langsung akan berdampak terhadap harga jual minyak sawit mentah (CPO).

“Informasi yang kami dapat dari analisis pihak ketiga dan GAPKI, harga CPO kedepan masih akan memiliki tren yang positif secara jangka panjang,” kata Lucas Kurniawan menjelaskan kepada media, melalui rilis yang diterima InfoSAWIT baru-baru ini.

Imbuhnya, perusahaan akan menargetkan peningkatan hasil penjualan selaras dengan target hasil produksi CPO yang bertumbuh sekitar 4%, dibandingkan produksi tahun 2017 silam. Sebagai informasi produksi CPO yang dihasikan PT ANJ Tbk., berdasarkan sumber dari perusahaan, sebesar 210.248 ton. Dimana penjualan ditahun yang sama mencapai 209.000 ton.

Secara otomatis, bila dikalikan sebesar 4%, maka produksi tahun 2018 . . . 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit