infosawit

PRODUK HILIR SAWIT JADI PRIMADONA EKSPOR



PRODUK HILIR SAWIT  JADI PRIMADONA  EKSPOR

BERTUMBUHNYA INDUSTRI MINYAK GORENG ATAU REFINERI DI INDONESIA, TELAH MEMBERIKAN SINYAL KUAT BAGI KETERSEDIAAN BAHAN BAKU BAGI INDUSTRI TURUNAN MINYAK SAWIT DI DALAM NEGERI. BESARNYA POTENSI YANG DIMILIKI INDUSTRI HILIR MINYAK SAWIT INI, SEHARUSNYA DIDUKUNG KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG MENDORONG MASYARAKAT UNTUK MENGONSUMSI BERBAGAI PRODUK YANG DIHASILKAN MINYAK SAWIT.

Keberadaan industri hilir yang menggunakan bahan baku minyak sawit mentah (CPO) dan minyak kernel sawit mentah (CPKO) memang sudah cukup lama berada di Indonesia. Pengembangan industri hilir seperti industri oleokimia, sudah dilakukan sejak tahun 1980an silam. Dimana, keberadaan industri oleokimia terus mengalami pertumbuhan hingga dewasa ini.

Demikian pula, dengan keberadaan industri hilir lainnya, seperti industri biodiesel, yang mulai dikembangkan sejak tahun 2000an lalu. Keberadaan industri biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakan minyak nabati (BBN) ini, juga terus berkembang sampai sekarang. Dimana, keberpihakan pemerintah juga ditunjukkan melalui pasar mandatori bagi konsumsi dalam negeri.

Hasil industri hilir sawit seperti produk oleokimia dan produk biodiesel memang hingga dewasa ini, masih berorientasi kepada pasar ekspor. Lantaran, permintaan pasar domestik masih sangat kecil, sedangkan permintaan pasar luar negeri selalu bertumbuh setiap tahunnya. Itulah sebabnya, industri hilir sawit, kendati serba terbatas, tapi masih memiliki daya tarik tersendiri.

Seperti industri hulunya, perkebunan kelapa sawit yang menghasilkan CPO dan CPKO, industr hilir yang menghasilkan produk oleokimia dan biodiesel juga menarik untuk terus dikembangkan. Pasalnya, . . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit