infosawit

BKSDA Bersama BGA Grup Bangun Kerjasama Jaga Konservasi



BKSDA Bersama BGA Grup Bangun Kerjasama Jaga Konservasi

InfoSAWIT, JAKARTA - Sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group berkomitmen melindungi lingkungan. Salah satunya lewat kerjasama strategis dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kalimantan Barat, dalam upaya melindungi areal konservasi. Beberapa tahun sebelumnya BGA Group Wilayah Kalteng juga telah menjalin kerjasama serupa dan telah berjalan dengan baik.

Sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terus  berkembang, Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group berkomitmen tinggi dalam menjaga lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan upaya serius di berbagai wilayah areal perkebunan kelapa sawit yang dikelola BGA Group, senantiasa memerhatikan pelestarian lingkungan dalam bentuk tetap dijaganya areal-areal yang memiliki Nilai Koservasi Tinggi (NKT) dan areal-areal stok karbon tinggi.

Cara demikian menunjukkan bahwa pengembangan perkebunan kelapa sawit bisa disinergikan dengan upaya pelestarian lingkungan. Terlebih pada pertengahan Maret 2018 lalu, BGA Grup kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pelestarian lingkungan, dengan dilakukannya kerjasama strategis dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kalimantan Barat.

Penandatangan kerjasama antara BBKSDA dengan BGA goup ini melibatkan 4 anak perusahaan. Dikatakan Direktur anak usaha BGA Group, Kamsen Saragih, kerjasama ini sebagai upaya membangun kemitraan saling menguntungkan dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan konservasi di Provinsi Kalimantan  Barat.

Keempat perusahaan itu antara lain, PT ASM, PT LSM, PT GMS dan PT DAS, lebih lanjut kata Kamsen, penandatanganan MoU ini menjadi bukti komitmen dalam kerjasama pengelolaan kawasan lindung yang ditetapkan pemerintah.

Pemilihan anak perusahaan yang bekerjasama dengan BBKSDA ini bukannya tanpa alaasan, keempat anak usaha itu dipilih lantaran  lokasi yang berbatasan langsung dengan kawasan lindung, seperti kawasan penyangga cagar alam, kawasan konservasi yang dapat dijadikan koridor satwa liar khususnya orangutan, dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekosistem Esensial oleh Gubernur Kalimantan Barat.  

Sementara merujuk informasi dari perusahaan, kerjasama ini nantinya akan dilakukan dalam bentuk kegiatan patroli rutin di perbatasan cagar alam, melakukan pelatihan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang menjaga areal konservasi tersebut, termasuk melakukan sosialisasi dan penanganan konflik dan penetapan koridor satwa liar. “Serta upaya penanganan kebakaran lahan,” kata Kamsen kepada InfoSAWIT, belum lama ini lewat surat elektronik. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit