infosawit

Perdagangan Indonesia – AS Alami Tren Meningkat 0,39%



Perdagangan Indonesia – AS Alami Tren Meningkat 0,39%

InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk informasi dari Kementerian Perdagangan tercatat total perdagangan barang Indonesia - AS selama periode 2013- 2017 menunjukkan tren peningkatan sebesar 0,39%. Pada 2017, total perdagangan Indonesia - AS mencapai US$ 25,90 miliar, atau naik 10,53% dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai US$ 23,43 miliar.

Ekspor Indonesia ke AS pada 2017 tercatat sebesar US$ 17,78 miliar dan impor dari AS mencapai US$ 8,12 miliar. Dengan demikian, surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap AS mencapai US$ 9,66 miliar pada 2017. Sementara itu pada periode Februari 2018, neraca perdagangan Indonesia terhadap AS surplus US$ 1,41 miliar.

AS merupakan tujuan ekspor utama Indonesia ke-2 setelah China. Dari sisi investasi, nilai investasi AS di Indonesia mencapai US$ 1,9 miliar, menempati peringkat ke-3 setelah Jepang dan Singapura

Dengan adanya tren perdagangan positif tersebut, belum lama ini Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati rencana kerja hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Kesepakatan penting ini dicapai pada pertemuan bilateral Indonesia–USA Trade and Investment Framework Arrangement (TIFA) ke-17 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (14/5).

Dalam pertemuan TIFA tersebut, Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo dan Delegasi AS dipimpin Acting Assistant USTR for South East Asia and Pacific, Karl Ehlers. Sedangkan khusus untuk sesi pembahasan HAKI di pertemuan TIFA ke-17 ini, Delegasi Indonesia dikoordinasi oleh Ditjen HAKI Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Delegasi AS dikoordinasi oleh United States Trade Representative (USTR).

“Rencana kerja HAKI berisi antara lain pembahasan best practices aturan HAKI sesuai dengan komitmen kedua negara di tingkat global, serta program kerja sama kedua negara dalam mendorong penghormatan dan perlindungan HAKI,” ungkap Iman dalam keterangan resmi dari Kementerian Perdagangan yang diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Iman juga menyampaikan, rencana kerja HAKI dapat mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kesadaran HAKI yang tinggi dan mendorong industri nasional. Industri nasional yang tengah berkembang saat ini seperti industri kreatif, dan pemanfaatan indikasi geografis komoditas ekspor, hak paten, maupun beragam inovasi anak bangsa lainnya perlu mendapat perlindungan dan penghargaan yang layak. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit