infosawit

Perkuat Minyak Sawit Berkelanjutan



Perkuat Minyak Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA - Diskusi menarik yang membahas tema Memperkuat Keberlanjutan Rantai Pasok Minyak Sawit, belum lama ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Melalui seminar satu hari bersama RSPO itu, keberlanjutan rantai pasok minyak sawit menjadi perbincangan hangat yang mengundang partisipasi aktif dari peserta yang hadir.

Sebagai pembicaranya,  hadir Direktur RSPO Indonesia,  Tiur Rumondang,  Kepala Seksi dari Dinas Perkebunan,  Maya Sari,  perwakilan perusahaan perkebunan kelapa sawit, Yunita Sidauruk,  perwakilan petani swadaya, Sutiyana dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), LinKAR Borneo, Agus Sutomo. 

Menurut Direktur RSPO Indonesia,  Tiur Rumondang,  keberhasilan pembangunan perkebunan kelapa sawit akan produktivitas yang tinggi,  bisa dicapai melalui penerapan prinsip dan kriteria berkelanjutan. Menurutnya, jika prinsip dan kriteria keberlanjutan telah menjadi norma bersama,  maka keberlanjutan minyak sawit juga berasal dari permintaan pasar dunia yang terus meningkat. 

Sebab itu,  menurut Tiur,  kebersamaan pemerintah, pengusaha, petani dan LSM dibutuhkan untuk membangun minyak sawit berkelanjutan. "Jika minyak sawit terus bertumbuh pasarnya,  maka dapat dipenuhi dari hasil meningkatnya produktivitas panen,"tandasnya.

Membangun Konsep sustainability (keberlanjutan), menurutnya, juga merupakan bagian dari kehidupan itu sendiri.  Bagaimana membangun sebuah keberlangsungan hidup?  Tidak hanya milik manusia semata,  tapi juga menyangkut mahkluk hidup lainnya. Sebab itu, dibutuhkan pula keterbukaan kepada publik atas produksi minyak sawit berkelanjutan. 

Dari pandangan kacamata global, kebutuhan akan keberlanjutan, juga telah menjadi milik semua mahkluk hidup di dunia.  "Keberlanjutan merupakan kepentingan kita semua akan keberlangsungan hidup di dunia," ungkap Tiur Rumondang kepada InfoSAWIT.

Menurutnya,  keberadaan minyak sawit yang dihasilkan perkebunan kelapa sawit,  merupakan bagian dari permintaan konsumen minyak nabati dunia yang membutuhkan minyak makanan dan non makanan untuk dikonsumsi. Lantaran permintaan akan minyak sawit terus bertambah, telah menempatkan minyak sawit sebagai primadona minyak nabati dunia. (T1)

 

Lebih lengkap Baca InfoSAWIT edisi Maret 2018

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit