infosawit

Perusahaan Sawit Minamas Perkuat Desa Mandiri Cegah Api



Head Plantation Operations Minamas Plantation, Roslin Azmy Hassan
Perusahaan Sawit Minamas Perkuat Desa Mandiri Cegah Api

InfoSAWIT, JAKARTA – Sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit besar di Indonesia Minamas Plantation memiliki fokus dalam melindungi lingkungan dan habitat hewan dilindungi.

Salah satu komitmen itu diwujudkan dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran lahan dengan menerapkan program Desa “Mandiri Cegah Api, program ini tutur Head Plantation Operations Minamas Plantation, Roslin Azmy Hassan, merupakan salah satu program Minamas Plantation bersama masyarakat dimulai pada tahun 2014 di empat desa sekitar anak perusahaan. Diantaranya PT Bhumireksa Nusasejati (PT BNS), di Kabupaten Inhil, Riau. Dimana ke-empat desa tersebut merupakan desa dengan dengan topografi lahan gambut yang cukup luas.

Lebih lanjut tutur Roslin, guna memaksimalkan dalam mencegah terjadinya kebakaran Minamas juga bekerjasama dengan LPPM Universitas Riau (UnRi), dengan pola pendampingan masyarakat dengan tujuan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam membuka lahan dengan pola tanpa membakar.

Cara ini terbukti mampu menekan terjadinya potensi kebakaran lahan, setelah pelaksanaan program ini dilaksanakan, jumlah titik api berkurang dari 40 pada 2013-2014 menjadi hanya satu pada 2015-2016. Sebelumnya  tercatat sekitar 77% penduduk desa terpaksa membuka lahan untuk bertani di lahan gambut dengan cara membakar serta meninggalkan sisa pembakaran.

Konsep dan keunggulan dari model program Desa Mandiri Cegah Api terbukti efektif  diterapkan untuk membangun perilaku masyarakat dan membangun kepedulian akan bahaya kebakaran dan membuka lahan dengan membakar. Beberapa keunggulan tersebut yaitu menempatkan peneliti untuk tinggal di desa-desa di antara penduduk desa selama masa program; 6 -10 bulan.

“Selama periode itu, para peneliti akan belajar tentang kebiasaan penduduk desa dan kebiasaan bertani, lantas memberikan rekomendasi praktik budidaya tanpa bakar dan pertanian modern,” kata Roslin, dalam acara Buka Bersama dengan Media yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (22/5/2018) di Jakarta.

Masyarakat Peduli Api (MPA) sendiri dibangun dengan pengembangan kelompok tani sehingga anggota kelompok tani dan MPA dapat menerima manfaat dari pengembangan ekonomi sehingga akan terbangun Desa Mandiri Dalam Mencegah Api.

Merujuk informasi dari perusahaan, setelah program tersebut dianggap berhasil kemudian dilanjutkan ke desa lainnya di sekitar anak perusahaan Minamas pada tahun 2016, PT Aneka Inti Persada (PT AIP) dan PT Tunggal Mitra Plantations (PT TMP) juga di Riau, dan PT Laguna Mandiri (PT LMI), PT Langgeng Muaramakmur (PT LMR) dan PT Bersama Sejahtera Sakti(PT BSS) di Kalimantan Selatan. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit