infosawit

Ekspor Minyak Sawit Maret 2018 Naik 1%



Ekspor Minyak Sawit Maret 2018 Naik 1%

InfoSAWIT, JAKARTA – Bila kinerja ekspor minyak sawit pada kuartal I 2018 tercatat lesu, justru ekspor minyak sawit pada bulan Maret 2018 nampak naik sekitar 1%. Sepanjang Maret, volume ekspor minyak sawit Indonesia (tidak termasuk biodiesel dan oleokimia) hanya mampu sebanyak 2,4 juta ton, atau naik sejumlah 33,86 ribu ton dibandingkan Februari lalu yang mencapai 2,37 juta ton.

Kinerja ekspor yang relatif stagnan ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah India yang menaikkan pajak impor minyak nabatinya di awal Maret 2018 untuk CPO 44% dari semula hanya 30% dan refined palm oil 54% dari semula 40%.

Dikatakan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Danang Girindrawardana, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (24/5/2018), kebijakan India yang menaikkan pajak impor minyak nabati, menjadi musabab ekspor minyak sawit Indonesia ke India tergerus 33,44 ribu ton atau turun sekitar 8% pada Maret 2018 dibandingkan bulan sebelumnya, atau dari 442,09 ribu ton di Februari turun menjadi 408,65 ribu ton di Maret.

Penurunan ekspor minyak sawit Indonesia pada Maret 2018 dibandingkan bulan sebelumnya juga terjadi ke Bangladesh 59%, negara Timur Tengah 30% dan Pakistan 0,5%.

Di lain pihak beberapa negara pasar tradisional tujuan ekspor Indonesia seperti Uni Eropa, China dan Amerika Serikat pada Maret 2018 masing-masing mencatatkan kenaikan impor 38%, 16% dan 11% dibandingkan bulan Februari. Dan Pasar baru negara Afrika juga ikut membukukan kenaikan impor sebesar 38%. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit