infosawit

Menteri BUMN Kunjungi Kawasan Agrowisata Kebun PTPN VIII



Foto: Dok. PTPN III Holding
Menteri BUMN Kunjungi Kawasan Agrowisata Kebun PTPN VIII

InfoSAWIT, JAKARTA —Menteri BUMN, Rini Soemarno melakukan kunjungan kerja ke sejumlah potensi pengembangan BUMN di wilayah Bandung Selatan yang dikoordinir oleh Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dengan menggandeng, diantaranya, PT Perkebunan Nusantara VIII, Perum Perhutani, PLN, Telkom, Mandiri, BNI, BTN, BRI, PNM, dan PIHC. Menteri BUMN meninjau Kebun Rancabali, Bandung Selatan yang dikelola anak usaha Holding Perkebunan Nusantara, yakni PTPN VIII dan bedah rumah rumah 5 karwayan PTPN VIII.

Dalam kunjungannya, Menteri BUMN melakukan dialog dan diskusi langsung dengan karyawan, warga dan unsur muspika dan muspida. Ia menjelaskan, kunjungan kerja tersebut merupakan upaya kementerian untuk mendukung pengembangan sejumlah wilayah  di Bandung Selatan yang dikelola oleh BUMN, sekaligus bentuk sinergi BUMN untuk mewujudkan keluarga Indonesia sejahtera.

“Melalui kunjungan kerja ini, kami dapat berinteraksi dan melihat secara langsung pengembangan wilayah usaha yang dikelola BUMN dan dapat mendorong pengembangan yang lebih baik lagi,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Dolly P. Pulungan mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan wilayah yang dikelola PTPN agar memiliki nilai ekonomis. Kebon Rancabali, lanjutnya, melalui PTPN VIII dan sesuai arahan Menteri BUMN, telah dikembangkan sebagai kawasasan agrowisata yang tentunya akan memberikan dampak secara ekonomi untuk perusahan dan masyarakat sekitar.

“Melalui sinergi BUMN, kami terus melakukan pengembangan terhadap wilayah yang berpotensi. Salah satunya di Kebun Rancabali untuk menjadi kawasan Agrowisata. Hal yang sama akan kami kembangkan di sejumlah wilayah yang dikelola PTPN yang memiliki potensi agar dapat secara optimal berkembang,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama PTPN VIII, Bagya Mulyanto, mengatakan, sebagai perusahaan yang dituntut untuk menghasilkan profit, PT Perkebunan Nusantara VIII tidak hanya mengandalkan berbagai komoditi sebagai core business-nya.“Tetapi manajemen perusahaan berupaya mengembangkan potensi agrowisata yang ada di setiap unit kebun. Apalagi hampir keseluruhan wilayah PTPN VIII berada di tanah pegunungan Jawa Barat yang memiliki keindahan eksotik sebagai tempat wisata,” ujarnya. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit