infosawit

Kencana Group Komitmen Bangun Kemitraan Sawit



Kencana Group Komitmen Bangun Kemitraan Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional, Kencana Group melalui beberapa anak usahanya, berkomitmen menerapkan sistem kemitraan pekebun sawit plasma. Tujuannya jelas. Multiplier effect di daerah.

Kendati masih ada multitafsir regulasi kewajiban 20% penyediaan lahan sawit untuk rakyat, namun bisa dipastikan hampir seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah menerapkan kebijakan tersebut.

Tidak terkecuali perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dikelola Kencana Group, di mana lahan operasional perusahaan berlokasi di beberapa wilayah di Indonesia seperti di Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Merujuk laporan dari perusahaan, sampai kuartal III tahun 2017, lahan sawit plasma yang tertanam telah seluas 14.295 ha, atau sekitar 26% dari total lahan kebun sawit inti tertanam sebanyak 54.175 ha, dengan demikian luas areal tertanam perkebunan kelapa sawit Kencana Group telah sekitar 68.470 ha (inti dan plasma). (sumber :www.kencanaagri.com)

Senior Manager Plasma dan Community Development Kencana Ifar Priyono mengungkapkan, kegiatan pengembangan perkebunan kelapa sawit yang dilakukan perusahaan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, misalnya terkait fasilitasi pembangunan kebun sawit plasma yang ditetapkan seluas 20% dari areal kebun inti tertanam.

“Kami justru telah mengembangkan kebun sawit plasma sekitar 26% dari lahan inti atau lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah,” kata Ifar kepada InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.

Pengembangan kebun sawit plasma yang dilakukan perusahaan tidak terlepas dari komitmen pemilik perusahaan yang ingin meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kebun, yang rata-rata ditengarai masih memiliki keterbatasan ekonomi.

Sebab itulah, pembangunan kebun sawit plasma menjadi salah satu komitmen bagi pengembangan kebun sawit Kencana Group ke depan. “Jika program ini terlaksana dengan baik, mereka (masyarakat) bisa berkembang secara bersama dengan perusahaan, sehingga pengembangan perkebunan kelapa sawit pun bisa berkelanjutan,” katanya.  (T2)

 

Lebih Lengkap Baca InfoSAWIT edisi Januari 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit