infosawit

Petani Peroleh Bagian Penjualan Minyak Sawit Berkelanjutan Rp 3,6 Miliar



Petani Peroleh Bagian Penjualan Minyak Sawit Berkelanjutan Rp 3,6 Miliar

InfoSAWIT, JAKARTA - Pada pertengahan April 2018 lalu, Asian Agri menyerahkan secara simbolis premi minyak sawit berkelanjutan kepada 12 ketua Koperasi Unit Desa (KUD) yang menaungi para petani plasma binaan Asian Agri.

Keberadaan kelapa sawit di Indonesia mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang dekat dengan perkebunan kelapa sawit. Dengan kegiatan ini jelas industri kelapa sawit mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pedesaan dan di sekitar perkebunan kelapa sawit. Hal ini juga turut mendukung poin ke-3 dari Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo perihal membangun Indonesia dari desa, melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Penyerahan Premi Minyak Sawit Berkelanjutan ini tercatat merupakan dana yang merupakan premi selama tahun penjualan 2016 sebesar Rp. 3.690.062.357, dibagikan kepada 72 KUD mitra Asian Agri yang menaungi 30.000 petani plasma di Provinsi Riau dan Jambi. “Pembagian hasil penjualan minyak sawit ini merupakan contoh yang baik dari hubungan kemitraan antara perusahaan dengan mitranya, dimana dalam hal ini diterapkan oleh Asian Agri kepada para petani binaan,” ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Agus Muharam, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan premi minyak sawit berkelanjutan di Kantor Kemenkop dan UKM yang dihadiri InfoSAWIT, belum lama ini di Jakarta.

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Bambang, turut menegaskan dukungan pemerintah dalam penerapan praktik agronomi berkelanjutan melalui kemitraan petani dan perusahaan sebagai pendamping. “Indonesia harus menghadapi tantangan pasar internasional terhadap sumber pasokan kelapa sawit yang jelas dan memiliki sertifikasi keberlanjutan,” katanya.

Kementerian Pertanian mendorong semua petani kelapa sawit untuk memperoleh sertifikat keberlanjutan termasuk Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sehingga produk sawit Indonesia diterima oleh pasar internasional dan petani berkesempatan mendapat insentif atas penjualan minyak sawit berkelanjutan.

Penyerahan premi kepada petani, kata Bambang, merupakan bentuk apresiasi dari hubungan kemitraan Asian Agri dan para petani, atas usaha petani yang konsisten menerapkan praktik-praktik berkelanjutan dalam mengelola perkebunan kelapa sawit. Penerapan praktik berkelanjutan yang dilakukan oleh para petani menjamin kualitas buah dan minyak kelapa sawit yang dihasilkan, yang lebih diminati oleh pasar domestik maupun internasional. (T1)

Lebih Lengkap Baca InfoSAWIT edisi April 2018

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit