infosawit

Cargill Menuju 100% Produksi Sawit Berkelanjutan Pada 2020



Cargill Menuju 100% Produksi Sawit Berkelanjutan Pada 2020

InfoSAWIT, JAKARTA - Anak usaha Cargill Tropical Palm Holdings Pte. Ltd., di Indonesia memiliki lima (5) perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Untuk mendukung operasional perkebunan, Cargill juga memiliki sembilan (9) unit PKS dan dua (2) unit Pabrik Kernel Crushing (PKC). Operasi perusahaan juga melibatkan sebanyak 971 PKS sebagai pihak ketiga yang menyuplai CPO kepada perusahaan.

Berdasarkan data dari perusahaan, hingga kwartal 2017 lalu, Cargill Tropical Palm Holdings Pte. Ltd., sudah mengumumkan keberadaan publik, keberadaan perusahaan yang berhasil meningkatkan proses akuntabilitasnya. Kemampuan ketelusuran rekam jejak pasokan minyak kernel (PKO) sebesar 100% dan CPO sebesar 92%. Sehingga, rata-rata kemampuan akan ketelusuran minyak sawit hingga pabrik rata-rata telah mencapai 93%.

Kemampuan perusahaan akan ketelusuran rekam jejak pasokan dari pabrik hingga perkebunan kelapa sawit juga dilakukan. Dimana, kemampuan ketelusuran baru mencapai sebesar 35% untuk CPO dan 20% untuk PKO. Sehingga kemampuan rata-rata perusahaan dalam menelusuri pasokan CPO dan PKO dari perkebunan kelapa sawit baru mencapai 33%.

Rendahnya kemampuan ketelusuran rekam jejak hingga perkebunan kelapa sawit ini, menurut perusahaan karena sulitnya akses dan informasi yang didapat dari PKS pihak ketiga yang memasok minyak sawit kepada perusahaan. Sedangkan untuk pabrik milik perusahaan, hingga ke perkebunan kelapa sawit, sudah mencapai 100%.

Kemampuan ketelusuran rekam jejak mata rantai pasokan hingga perkebunan kelapa sawit, sangat penting bagi perusahaan, lantaran merupakan bagian dari akuntabilitas perusahaan kepada pelanggan. Sehingga dapat menginformasikan dengan jelas kepada konsumen mengenai asal muasal bahan baku yang digunakan perusahaan.

Lebih lanjut, grup perusahaan juga melakukan langkah terdepan dalam mengedukasi pelanggan di India dan China. Operasi perusahan Grup Cargill di India dan China juga mengambil langkah serupa, dengan melakukan penelusuran rekam jejak pasokan bahan baku yang diolahnya. Lantaran, pasokan bahan baku diterima dari banyak negara termasuk Indonesia.

Memang aksi korporasi Grup Cargill yang mendunia terbilang tak biasa, lantaran aksi korporasi global yang selalu dilakukannya, merupakan bagian dari kebijakan grup perusahaan global yang bersifat universal. Melalui aksi korporasinya, diharapkan dapat mewujudkan 100% akuntabilitas akan kemampuan ketelusuran rekam jejak pasokan bahan baku hingga tahun 2020 nantinya. 

Cargill Tropical Palm Holdings Pte. Ltd., juga memastikan, bahwa seluruh operasional perusahaan yang menggunakan bahan baku minyak sawit akan sejalan dengan komitmen perusahaan yang tidak akan melakukan Deforestasi, tidak akan mengembangkan lahan gambut, dan tidak akan melakukan eksploitasi. Komitmen tersebut, diselaraskan melalui visi dan misi korporasi.

Sebagai bagian dari grup perusahaan yang memiliki prinsip NDPE (No Deforestation, No Peat Land and No Exploitation). Cargill Tropical Palm Holdings Pte. Ltd., juga berkomitmen tinggi akan pentingnya terus melakukan pembangunan perkebunan kelapa sawit bersama petani. Sehingga, perusahaan dan petani merupakan mitra sejajar yang membangun bersama perkebunan kelapa sawit hingga masa depan.

Menurut Direktur Corporate Affairs Cargill Tropical Palm Holdings Pte. Ltd., Colin Lee, keberadaan operasi perusahaan juga selalu membantu pengembangan masyarakat yang berada disekitarnya. Menurutnya, pengembangan masyarakat dilakukan melalui berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi, yang bertujuan menyejahterakan masyarakat sekitar perkebunan.

“Berbagai potensi yang dimiliki masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit milik perusahaan, dapat dibantu pengembangannya oleh perusahaan supaya berhasil,” tutur Colin menegaskan.  (T1)

Tulisan ini Pernah terbit pada  Majalah InfoSAWIT Edisi September 2017

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit