infosawit

Sawit Membangun Sosial dan Lingkungan Jambi



Sawit Membangun Sosial dan Lingkungan Jambi

InfoSAWIT, JAKARTA - Pentingnya, pertumbuhan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat dan perusahaan perkebunan, menjadi kunci keberhasilan pembangunan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Terlebih Provinsi Jambi yang sudah memiliki perkebunan kelapa sawit sejak tahun 1980an. Keberadaan perkebunan kelapa sawit, sejak awal sudah banyak membantu perekonomian masyarakat Jambi.

Tumbuhnya perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi, secara nyata turut mendukung peningkatan ekonomi di kehidupan masyarakat. Sejalan dengan perekonomian yang bertumbuh, lingkungan alam sekitar juga senantiasa terjaga kelestariannya. Lantaran, nilai ekonomi yang didapat dari berkebun kelapa sawit, secara nyata mampu mendorong tumbuhnya kesejahteraan sosial dan lingkungannya.

Menurut Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, keberadaan sektor perkebunan sangat penting untuk mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi. Sebab melalui usaha perkebunan kelapa sawit, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dari kegiatan budidaya sehari-hari yang dilakukan di perkebunan kelapa sawit.

Terlebih, keberadaan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi, tidak hanya dimiliki perusahaan perkebunan semata, melainkan juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai petani kelapa sawit. Menurutnya, pengelolaan perkebunan kelapa sawit juga harus dilakukan melalui praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan.

Pentingnya praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan, menjadi kewajiban bagi perusahaan perkebunan dan petani kelapa sawit, untuk mengelola perkebunan kelapa sawit miliknya, supaya kesejahteraan hidup bisa meningkat. Sejalan dengan ekonomi yang meningkat, perkebunan kelapa sawit juga harus menjaga kelestarian alam sekitarnya.

“Perkebunan kelapa sawit memiliki peranan besar bagi ekonomi masyarakat Jambi, dimana keberadaan perkebunan mampu berkontribusi sebesar 29,41% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi,”kata Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar menjelaskan.

Peranan penting perkebunan kelapa sawit tersebut, menurut Fachrori menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi. Sehingga, hasil panen TBS yang dihasilkan perkebunan menjadi minyak sawit mentah (CPO) telah menjadi salah satu andalan sektor perkebunan Provinsi Jambi hingga dewasa ini.   

Fachrori juga mengingatkan kepada pelaku usaha perkebunan kelapa sawit termasuk petani kelapa sawit, untuk saling bekerjasama membangun perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi. Sebab, peranan perusahaan perkebunan dan petani kelapa sawit sangat penting bagi pertumbuhan perkebunan kelapa sawit di masa depan.

Menurutnya, keberadaan perkebunan kelapa sawit milik petani tidak akan berdaya saing, jika tidak ada perusahaan perkebunan yang membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Demikian pula dengan perusahaan perkebunan akan mati seketika, bila perkebunan kelapa sawit milik petani tidak bisa menyuplai kebutuhan bahan baku berupa TBS yang dipanennya.

“Perusahaan perkebunan dan petani kelapa sawit harus saling sinergi untuk membangun perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi,”ujarnya menegaskan. (T1)

 

Pernah terbit pada Majalah InfoSAWIT edisi Mei 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit