infosawit

Ukur Kinerja Lingkungan, GAR Masuk FTSE4Good Index Series



Ukur Kinerja Lingkungan, GAR Masuk FTSE4Good Index Series

InfoSAWT, SINGAPURA – Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki operasi di Indonesia, Golden Agri-Resources (GAR), telah memulai debutnya di Seri FTSE4Good Index. FTSE4Good Index Series dirancang untuk mengukur kinerja perusahaan yang menunjukkan praktik-praktik Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) yang kuat.

Tahun lalu, GAR memulai debutnya di Indeks Keberlanjutan Dow Jones (DJSI), serta menjadi perusahaan kelapa sawit Asia Tenggara pertama yang dimasukkan dalam Indeks DJSI Asia-Pasifik. GAR juga merupakan anggota Indeks SGG ESG, termasuk Indeks Pemimpin Keberlanjutan.

"Kami merasa terhormat untuk diakui atas upaya dalam meningkatkan kinerja ESG kami secara terus-menerus. Sekaligus menjadi ajang evaluasi kinerja tahunan kami, ini akan mendorong kami untuk terus sesuai dengan harapan dalam mengadopsi standar yang diakui secara global dan untuk berbagi komitmen dengan rantai pasokan kami," kata Chief Financial Officer GAR, Rafael B Concepcion Jr, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Prestasi ESG baru-baru ini GAR mencakup pencapaian 100 persen kemamputelusuran hingga ke Perkebunan (TTP) untuk seluruh pabrik kelapa sawit (PKS)  yang dimiliki perusahaan sebanyak 44 unit pada tahun 2017, memetakan lebih dari 70 pedagang dengan mencakup sekitar 11.000 petani sawit swadaya yang memasok buah kelapa sawit ke pabrik GAR.

Ini berarti bahwa 39% rantai pasoka sawit GAR sepenuhnya dapat dilacak.  Langkah selanjutnya memungkinkan GAR untuk menjangkau lebih banyak pemasok untuk juga bisa memenuhi kemamputelusuran asal buah sawitnya. Langka ini menjadi upaya GAR dalam mengubah rantai pasokannya dengan berbagi praktik yang bertanggung jawab. GAR juga bekerja dengan lebih dari 400 pabrik pemasok pihak ketiga untuk membantu mereka mencapai TTP pada akhir 2020.

Selain itu, GAR terus membuat kemajuan dalam konservasi hutan dengan mempertahankan sekitar 72.000 hektar kawasan konservasi dan menerapkan kemitraan konservasi masyarakat yang inovatif. Sampai saat ini, 13 desa telah menandatangani untuk membantu melindungi lebih dari 7.000 hektar hutan yang memiliki Stok Karbon Tinggi (HCS). (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit