infosawit

Turunnya Pajak Jadi Sebab Ekspor Sawit Asal Indonesia ke China Meningkat 23%



Turunnya Pajak Jadi Sebab Ekspor Sawit Asal Indonesia ke China Meningkat 23%

InfoSAWIT, JAKARTA – Jika pasar India dan Uni Eropa Mengalami penurunan, tidak dengan pasar minyak sawit di China. Merujuk laporan catatan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), sepanjang semester pertama 2018 ini mencatatkan kenaikan volume impor CPO dan produk turunannya ke China sebesar 343,31 ribu ton atau setara dengan kenaikan 23% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, atau dari 1,48 juta ton naik menjadi 1,82 juta ton.

Kenaikan volume impor minyak sawit China karena adanya penurunan pajak pertambahan nilai untuk minyak nabati dari 11% menjadi 10% yang efektif berlaku sejak 1 Mei 2018. Selain itu eskalasi perang dagang antara Negeri Tirai Bambu ini dengan Negeri Paman Sam juga ikut mempengaruhi permintaan minyak sawit mentah dan turunannya.

Untuk pertama kalinya sejak perang dagang berlangsung, pada Juni ini China mengimpor biodiesel dari Indonesia. Volume biodiesel yang diimpor cukup signifikan yaitu sebesar 185,86 ribu ton. “Diperkirakan jika perang dagang terus berlanjut prospek pasar minyak sawit dan biodiesel ke China akan cerah,” tutur Direktur Eksekutif  GAPKI, Mukti Sardjono, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit