infosawit

Saatnya Planter Jaman Now (Sawit dan Digitalisasi)



Saatnya Planter Jaman Now (Sawit dan Digitalisasi)

InfoSAWIT, JOGJAKARTA –  Dikatakan Pembina Indonesian Planters Society (IPS), Purwadi, saat ini tantangan kedepan perkebunan kelapa sawit bukan lagi isu lingkungan, iklim dan gas rumah kaca (GRK), melainkan masuknya era digital.

Dengan masuknya era industri 4.0, mendorong pelaku perkebunan kelapa sawit harus bisa mengubah mainset pengembangan kebun sawit kedepan. Digitalisasi menjadi sesuatu yang pasti, apalagi saat ini sudah mulai banyak perkebunan kelapa sawit yang menerapkan digitalisasi dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Sebab itu, planter jaman dulu dengan saat ini tidak bisa disamakan, kata Purwadi, saat ini pelaku perkebunan harus memahami planter jaman now yang memang semenjak dini telah dihadapakan pada era digital dan otomatisasi. “Semua sudah masuk ke digital, kita pasti kesini,” kata Purwadi dalam Seminar Nasional Planter Indonesia di Jogjakarta, yang dihadiri InfoSAWIT, Rabu (1/8/2018). (T2)

Wajar bilamana planter dulu dan sekarang tidak bisa disama ratakan dalam proses pembinaan, alasan Purwadi, ini adalah generasi baru yang  semenjak dini telah didik  dengan kultur yang bebeda. “Anak sekarang tidak seperti dulu, karena itu perlu pemahaman yang baru,” kata Purwadi yang juga Rektor Instiper Jogjakarta.

Lantas mekanisasi menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan, kata Purwadi, mekanisasi bukan sekadar subtitusi tenga kerja tetapi perubahan manajemen. “Ini butuh perubahan sistem dan mainset manajemen,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit