infosawit

Sertifikasi ISCC Sawit Dapat Insentif Dollar



Sertifikasi ISCC Sawit Dapat Insentif Dollar

InfoSAWT, JAKARTA - Seiring berjalannya proses kelahiran ISPO, proses sertifikasi baru juga dikenalkan kepada produsen minyak sawit nasional. Adalah International Sustainability and Carbon Certification (ISCC), yang telah melakukan uji coba sejak tahun 2010 silam, di beberapa perkebunan kelapa sawit nasional. Hingga tahun 2011 lalu, berhasil menyertifikasi produsen minyak sawit nasional, dimana salah satunya merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Grup Asian Agri.

ISCC merupakan sistim sertifikasi bertaraf internasioal pertama, yang diklaim dapat membuktikan sustainability dan traceability serta penghematan yang berasal dari efek gas rumah kaca, untuk segala jenis produksi biomass (energi terbarukan generasi kedua). Melalui skim ISCC, CPO yang berhasil disertifikasi akan mendapatkan insentif harga premium sebesar US$20-US$30/Ton di pasar global.

Peraturan dan prosedur untuk melakukan sertifikasi ISCC, bermuara kepada kegunaan biomassa dan bio energi yang digunakan sebagai sumber energi bahan bakar maupun pembangkit energi listrik. Tujuan utama dari sertifikasi ISCC, untuk mengurangi efek gas rumah kaca (GRK), pengelolaan lahan berkelanjutan dan melindungi habitat alam dan keberlanjutan sosial.

Sertifikasi ISCC juga bersifat independen, yang dilakukan auditor dari lembaga sertifikasi yang diakui nasional dan Badan Federal untuk Pertanian dan Pangan (BLE), yang bekerjasama dengan ISCC. Audit dilaksanakan berdasarkan prosedur terdokumentasi dan daftar audit ISCC yang terus dikembangkan. Kelebihannya, ISCC dapat digunakan untuk menyertifikasi berbagai bentuk biomass, seperti tanaman gandum, tebu, jagung, kedelai dan kelapa sawit.

Perwakilan ISCC, Andras Feige, menjelaskan keberadaan sertifikasi ISCC, yang berasal dari kebutuhan akan bio energi yang ramah lingkungan. Keberadaan bio energi, juga dibutuhkan untuk menekan efek GRK yang akan mengakibatkan pemanasan global. Sebab itu, keberadaan sertifikasi ISCC, bisa diterapkan kepada semua jenis minyak nabati.

“Sertifikasi ISCC, menjadi sertifikasi yang mampu memperhitungkan keberadaan bio energi yang berasal dari bio massa yang banyak terdapat dalam perkebunan. Dengan menghasilkan bio energi, maka keberadaan Gas Rumah Kaca sebagai emisi buang, dapat ditekan dan diperhitungkan sebagai bagian dari kontribusi dunia usaha terhadap pemanasan global,”ujar Andras Feige menjelaskan kepada InfoSAWIT belum lama ini. (T1)

Artikel telah terbit pada Majalah InfoSAWIT edisi Juni 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit