infosawit

BBM Kualitas Tinggi Dari Biomassa Sawit



Foto: BPPT
BBM Kualitas Tinggi Dari Biomassa Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Dengan teknologi katalytisch drucklose verölung (kdv) yang dikembangkan oleh dr.christian koch dari alphakat gmbh, biomassa dapat diubah menjadi bbm kualitas tinggi dengan biaya total kurang dari Rp.5000/liter.

Technology Clearing House (TCH)

Salah satu fungsi dari BPPT adalah sebagai TCH (Technology Clearing House), yaitu mengkaji teknologi yang berkembang pesat di luar negeri untuk diterapkan di Indonesia. Negeri ini telah menjadi net-importer BBM, yang akan mengimpor BBM 1.2 juta bpd di tahun 2020. Teknologi Katalytich Drucklose Verölung (KDV, depolimerisasi dengan mengunakan katalis pada kondisi vakum)  yang dikembangkan oleh Dr. Christian Koch dari Aphakat GmbH, Jerman merupakan teknologi yang menarik untuk dikaji. Penulis berkesempatan untuk melakukan diskusi langsung dengan Dr. Koch akhir November 2017, mengunjungi pilot plant, dan membawa pulang sampel BBM untuk dianalisa.

Tekonolgi Terobosan.

Teknologi pencairan biomasa (biomass liquefaction) yang lain, misalnya Fischer-Tropsch, membutuhkan tekanan dan dan suhu sangat tinggi untuk sintesa synthetic gas menjadi BBM, menggunakan bahan baku synthetic-gas dari proses gasifikasi. Proses ini belum banyak dimanfaatkan, karena tidak ekonomis pada kondisi harga BBM sekarang.

Sedangkan teknologi konversi biomassa menjadi Bio Crude Oil (Info Sawit 09 September 2017), hanya mampu untuk membuat BBM dengan kualitas minyak bakar. Agar dapat dimanfaatkan di kendaraan transportasi,  BCO yang dihasilkan masih perlu dilakukan upgrading melalui proses hydrodeoxygenation, yang memerlukan hydrogen, tekanan tinggi, suhu tinggi dan katalis mahal. Proses ini juga belum banyak dimanfaatkan, karena tidak bisa bersaing dengan harga BBM yang sekarang.

Teknologi KDV dari Dr. Christian Koch ini merupakan teknologi terobosan. Reaksi berlangsung hanya pada suhu 250oC, dan pada kondisi vakum. Katalis yang diperlukan ada di dalam batubara,  tepatnya komponen Ca, Al dan Si. Proses konversinya hanya berlangsung dalam 3 menit, dan setelah didistilasi vakum, maka langsung didapatkan BBM dengan kualitas tinggi. Prosesnya ekonomis, karena biaya investasi yang murah dan tidak memerlukan hydrogen di dalam proses produksinya.

BBM Kualitas Tinggi.

Hasil test minyak KDV menunjukkan jika dibandingkan dengan EN-590 standard solar untuk Uni Eropa, nilai kalor dan viskositas  minyak KDV sudah sangat mendekati standard EN590. Namun jika dibandingkan dengan SNI Solar-48, maka kandungan sulphurnya lebih baik. Dan jika dibandingkan dengan Biodiesel, kandungan oksigen minyak diesel KDV ini  jauh lebih rendah, sehingga diperkirakan tidak akan mengalami penurunan kualitas ketika disimpan dalam jangka panjang. (Agus Kismanto/Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Desain – BPPT)

Telah terbit pada Majalah InfoSAWIT Edisi Juni 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit