infosawit

Menakar Produksi Perkebunan Kelapa Sawit (Taksasi)



Bunga Reseptif/foto:Marlon
Menakar Produksi Perkebunan Kelapa Sawit (Taksasi)

InfoSAWIT, JAKARTA - Belum lama  ini muncul pertanyaan dalam timeline disalah satu media sosial favorit masyarakat, berikut pertanyaannya, "Bagaimana cara menghitung potensi produksi sawit". Sekilas pertanyaan tersebut demikian sederhana, padahal sejatinya tidak demikian, lantaran jawaban dari pertayaan tersebut butuh pemaparan yang mendalam, sebab harus mentabulasikan berbagai faktor, yang diantaranya faktor iklim, berkaitan dengan utamanya curah hujan, termasuk faktor penyinaran matahari, dan faktor tanah terkait dengan kedalaman solum, kemiringan lereng, tekstur dan lain sebagainya.

Supaya pembahasannya tidak berat dan melebar luas, maka pertanyaan itu akan dipersempit dan dibatasi bukan lagi “menghitung potensi produksi” melainkan “Bagaimana cara menghitung estimasi produksi”, sebab berdasarkan pandangan penulis, guna menghitung potensi produksi bukan diskusi yang mudah dan bukan konsumsi para agronomis atau pekerja di lapangan, melainkan bakal menjadi konsumsi para pengambil keputusan (manajemen). Sebab itu pembahasan artikel ini hanya akan dibatasi pada pembahasan estimasi produksi.

Nah, mari kita bahas, sekalipun menurut penulis bagian ini adalah banyak berkaitan dengan perhitungan matematika belaka, namun demikan beberapa teori dan teknisnya mesti pula dipahami. (Head Agronomi PT Union Sampoerna Tri Putra, Marlon Sitanggang)

 

Telah terbit pada Majalah InfoSAWIT edisi Juni 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit