infosawit

Penerus Grup Kacang Garuda: Ajak Petani Bangun Sawit



Penerus Grup Kacang Garuda: Ajak Petani Bangun Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Kendati harga minyak sawit mentah (CPO) semenjak pertengahan tahun 2014 silam masih lesu, bukan berarti upaya pengembangan perkebunan kelapa sawit berhenti begitu saja.

Misalnya yang dilakukan Grup Kacang Garuda salah satu anak usaha dari Tudung Group, tercatat terus mengembangkan perkebunan kelapa sawit sambil menggandeng petani. Alasannya saat ini perkebunan kelapa sawit milik petani berpotensi untuk terus tumbuh.

Terlebih merujuk informasi dari Kementerian Pertanian, kepemilikan lahan sawit petani mencapai sekitar 42% dari total perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang diperkirakan telah seluas 10,9 juta ha.

Saat ini kabarnya pengembangan kebun sawit di Grup Kacang Garuda dipegang langsung oleh generasi ketiga dari pendiri Tudung Group, yakni Adhitya Eka Putera Soenjoto.

Anak pertama dari Sudhamex AWS itu berpendapat, dengan mengajak keterlibatan petani dalam membangun perkebunan kelapa sawit bakal bisa dilakukan secara berkelanjutan, lewat prinsip 3K, yakni Komunal, Kerjasama dan Kontan. “Petani sangat penting keberadaannya, lantaran memiliki kekuatan besar sebagai suatu kelompok atau komunal,” kata Adhitya, yang pernah mengenyam pendidikan di University of Michigan dan Babson University, Boston Amerika Serikat.

Kendati memiliki potensi besar sayangnya kata pria yang pernah bekerja di perusahaan Ernst & Young Hongkong itu menilai, posisi petani masih sangat lemah dimata pemodal, lantaran tidak sedikit perbankan yang ogah guna memberikan pembiayaan bagi petani, utamanya dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit, terlebih saat ini harga CPO yang tak juga kunjung membaik.

Sekadar informasi saat ini Tudung Group mengelola perkebunannya lewat anak usahanya Tudung Agri yang memiliki dua anak usaha yakni PT Garuda Bumi Perkasa dan PT Bumi Mekar Tani. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit