infosawit

PR Terbesar Sawit Masalah Agraria



PR Terbesar Sawit Masalah Agraria

InfoSAWIT, BELITUNG - Ketua Bidang Agraria dan Tata Ruang Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menjelaskan, prosedur pelepasan kawasan hutan untuk investasi berbasis lahan di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai kendala.

Padahal, pada kenyataannya kawasan hutan di Indonesia sebagian besar telah mengalami kerusakan. "Jika kawasan hutan telah dirusak, siapa yang harus disalahkan?" tutur Eddy, dalam pemaparannya di acara Lokakarya Wartawan Ekonomi & Pertanian yang diadakan GAPKI Pusat di Belitung, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (23/8/2018).

Lebih lanjut tutur Eddy, sebab itu dibutuhkan dukungan pemerintah Indonesia, untuk mengatur keberadaan lahan yang berada di Indonesia. "Supaya keberadaan dan status lahan di Indonesia menjadi jelas dan ada kepastian hukumnya,’ kata dia.

Ketidakpastian hukum agraria telah menyebabkan ketidakpastian bagi investasi yang dilakukan di Indonesia, sebab itu, dibutuhkan keberpihakan pemerintah terhadap pertumbuhan industri sawit. "Jika terjadi perubahan regulasi, jangan sampai menimbulkan ketidakpastian hukum lagi," tandas Eddy. (T1)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit