infosawit

Pajak Satu Perusahaan Sawit Di Kalbar Rp 300 Miliar/Tahun



Pajak Satu Perusahaan Sawit Di Kalbar Rp 300 Miliar/Tahun

PONTIANAK – Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) Kalimantan Barat, Ilham Sanusi, membantah pernyataan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi (Dispenda) Kalbar, Taruli Manurung, yang menyatakan bahwa sampai tahun ini Kalbar hanya memperoleh 5 miliar dari pajak produksi perkebunan kelapa sawit.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan ke pemprov Kalbar sangat besar hingga Rp300 miliar per perusahaan per tahun.

“Itu yang disebutkan hanya dana partisipasi pihak ketiga saja. Kami, perusahaan sawit harus membayar 13 jenis pajak setiap tahunnya. Dari pajak pertambahan nilai, pajak penghasilan dan lain-lain macamnya. Bahkan setiap membeli pupuk, herbisida dan alat angkutan, membangun jalan, perumahan karyawan, jembatan dan lainnya itu juga bayar pajak,” jelasnya, Sabtu (20/9/2014), seperti dikutip Berita Kalimantan.

Lanjutnya ia menjelaskan, di Kalbar kini terdapat 240 perususahaan kelapa sawit, 80 diantaranya sudah memproduksi tandan sawit. Jika 80 perusahaan saja dikalikan Rp 300 miliar per tahun, maka pajak yang disumbangkan per tahunnya mencapai Rp 24 triliun.

Meski begitu, Ilham mengakui sumbangan pajak dari perkebunan kelapa sawit kepada pemerintah setempat belum maksimal. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit