infosawit

GILIRAN SAWIT RAKYAT RIAU



GILIRAN SAWIT  RAKYAT RIAU

SEBAGAI SALAH SATU WILAYAH DENGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT TERLUAS DI INDONESIA, RIAU PUN MASUK DALAM PROGRAM PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT (PSR) YANG DIDUKUNG OLEH DANA BADAN PENGELOLA DANA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (BPDP-KS). DENGAN TARGET SELUAS 15 RIBU HA BERLOKASI DI 8 KABUPATEN.

Sebelumnya program Peremajaan Sawt Rakyat (PSR) di Riau sempat tertunda, namun akhirnya masyarakat Bumi Lancang Kuning pun berbahagia lantaran PSR di wilayahnya telah mulai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu 9 Mei 2018 lalu.

Program in kabarnya akan menyasar perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 25.423 ha yang berlokasi di delapan kabupaten di Provinsi Riau. Kedelapan kabupaten tersebut ialah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Kuantan Sengingi, Indragiri Hulu, dan Bengkalis.

Sementara untuk di Kabupaten Rokan Hilir lahan kelapa sawit yang diremajakan mencakup seluas 15.000 hektare dengan melibatkan kurang lebih 5 ribu petani swadaya setempat. “Untuk meremajakan seperti ini, tahun ini target kita di seluruh Tanah Air itu ada 185 ribu hektare. Di Provinsi Riau sendiri akan dikerjakan 25 ribu hektare,” ujar Presiden saat meresmikan PSR di Rokan Hilir yang di hadiri InfoSAWIT.

Kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat ini diterapkan tidak lain guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani kelapa sawit. Sebagaimana diketahui, sebagian besar kebun kelapa sawit rakyat di Indonesia sudah berusia tua dan sudah seharusnya diremajakan.

“Kalau kita bandingkan, kebun sawit yang dikelola perusahaan swasta dengan yang dimiliki rakyat itu hasil produksinya berbeda jauh dua kali lipat. Inilah mengapa pemerintah sekarang melakukan yang namanya peremajaan,” tutur Joko Widodo yang akrab dipang . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit