infosawit

Terkena Racun, Karyawan Semprot PT Agro Andalan Berujung Maut



Talis Yohanes Semasa Hidup, foto Dok. Suara Kalbar
Terkena Racun, Karyawan Semprot PT Agro Andalan Berujung Maut

InfoSAWIT, SEKADAU – Kisah miris dialami Talis Yohanes (48), pria yang sebelumnya adalah karyawan harian dari anggota semprot rumput (Cemes istilah  di PT. Agro Andalan). Talis meninggal akibat terkena racun di pundaknya, sewaktu masih bekerja pada tahun 2015 lalu.

Kata Atuyu Makarina istri almarhum Talis Yahones, awalnya hanya melepuh biasa di pundak bagian kiri Talis. Namun lantaran terkena racun, luka dipundak Talis semakin lama semakin membesar, akibat terinfeksi oleh kandungan racun rumput. “Bapak memang tenaga kerja semprot rumput atau pembunuh gulma, kalau di Perusahaan disebut Cemes,"kata Atuyu seperti dikutip Suara Kalbar.

Akibat sakit, Talis pun tak mampu lagi bekerja, dari keterangan Atuyu, akhirnya alamarhum Talis berhenti bekerja dari PT. Agro Andalan sekitar  Februari tahun 2017 lalu.

Hampir setahun lebih Talis terbaring sakit tak mampu bergerak menahan sakit, karena luka dipundaknya yang semakin hari semakin membesar. Pihak keluarga sebelumnya sudah mencoba untuk mengobati luka yang diderita Talis, namun takdir berkata lain Talis akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir dirumahnya pada 20 Agustus lalu.

"Sewaktu Bapak sakit di rumah, pihak perusahaan belum pernah mendatangi almarhum dengan maksud baik. Sepertinya, perusahaan masa bodoh dengan kondisi kesehatan almarhum. Dengan biaya seadanya dari kami, almarhum kami bawa ke RSU Sudarso di Pontianak, disana almarhum di rawat selama tiga minggu. Karena tidak ada perubahan, dan keluarga tidak ada biaya lagi, akhirnya Bapak dibawa pulang ke rumah,"tutur Atayu.

Lebih lanjut tutur Atuyu, kini dirinya harus berperan sebagai ayah, sekaligus ibu untuk anak-anaknya. Kini, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dirinya bekerja sebagai karyawan di PT. Agro Andalan juga sebagai tenaga Cemes seperti almarhum. "Sekarang saya harus berperan sebagai ibu dan ayah untuk anak-anak saya," ucapnya.

Sementara ditemui terpisah pada Senin (24/9) lalu,  Kepala CSR PT.Agro Andalan, Sarifuddin, kepada sejumlah wartawan di kantor Site kebun di Desa Setawar kecamatan Sekadau Hulu mengatakan, masalah Talis Yohanes sudah di selesaikan pada Sabtu (22/9/ 2018) oleh pimpinanan nya, namun saat diminta menunjukan bukti penyelesaian masalah saudara Almarhum Talis Yohanes, Sarifudin  tidak bisa menunjukan buktinya itu. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit