infosawit

Peran Pers Perkokoh Posisi Indonesia Sebagai Produsen Sawit Dunia



Peran Pers Perkokoh Posisi Indonesia Sebagai Produsen Sawit Dunia

InfoSAWIT, SOLO – Saat menjadi salah satu  pembicara dalam Sarasehan Nasional "Pers Kebangsaan dan Pembangunan pada Era Digital" di Monumen Pers Solo, Kamis (27/9), Ketua Umum GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Joko Supriyono menyampaikan, dukungan pers yang positif bisa memperkokoh posisi Indonesia sebagai produsen dan eksporter minyak sawit terbesar di dunia."Pemberitaan pers Indonesia tentang isu-isu sawit sudah sangat positif dan objektif," kata Joko Supriyono, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT.

Lebih lanjut tutur Joko, sebagai industri strategis sudah semestinya pers mendukung keberadaan sektor kelapa sawit. Apalagi di tengah melemahnya nilai tukar rupiah dan defisit neraca perdagangan, ekspor sawit bisa menjadi penyelemat ekonomi nasional. "Ini bukan sekadar kepentingan pengusaha atau industri, tapi ini menyangkut nasionalisme sebagai bangsa," kata Joko.

Pada sarasehan menyambut Kongres XXIV PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) tersebut, Joko membandingkan pemberitaan media nasional dengan media-media Barat yang notabene adalah produsen minyak nabati pesaing sawit.

"Kami yakin pemberitaan media asing yang mendiskreditkan sawit tidak berdiri sendiri. Tetapi bagian dari kepentingan negara maju untuk mengalahkan sawit dalam persaingan minyak nabati global," kata Joko.

Sekadar catata, sepanjang  tahun 2017, ekspor sawit menyumbang devisa US$ 22,9 miliar atau lebih dari Rp 300 triliun. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit