infosawit

Kompleks Pegawai dan Kebun Sawit Percontohan Diklaim Milik Kesultanan Deli



Kompleks Pegawai dan Kebun Sawit Percontohan Diklaim Milik Kesultanan Deli

InfoSAWIT, MEDAN - Pada hari Jumat (28/9) pagi atau sehari setelah ulang tahun Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Chairani yang mengaku keturunan dan ahli waris dari Cik Putih, bagian dari keluarga Kesultanan Deli, masuk ke kompleks perumahan pegawai dan kebun sawit percontohan milik PPKS di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia.

Didampingi Iqbal, SH, selaku pengacara Chairani, mereka hendak mengadakan sidang lapangan di lahan tersebut. Sontak kedatangan mereka mendapatkan aksi penolakan dan demonstrasi dari ratusan pegawai PPKS. Aksi itu dipimpin langsung oleh Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN) PPKS, Ilham Lubis, didampingi oleh pengacara PPKS, Refman Basri, SH.

Para penghuni kompleks perumahan PPKS itu mendesak agar Chairani dan Iqbal SH segera pergi. Keributan akhirnya reda setelah mereka berdua keluar dari kompleks tersebut.

Refman Basri, pengacara PPKS mengungkapkan, lahan yang ditempati PPKS adalah milik dan aset negara, bukan milik pihak lain. Bahkan, lahan PPKS ini adalah lahan konsesi, bukan bagian dari Grand Sultan, termasuk bukan bagian Grand Sultan 251 Tahun 1922 yang diklaim oleh Chairani.  "Kalau lahan Grand Sultan 251 yang mereka sebut itu, berdasarkan keterangan langsung dari pihak Kesultanan Deli kepada kami, lokasinya adalah di kawasan kampung Baru, bukan di lahan PPKS ini," ujar Refman, seperti dikutip dari Medanbisnis.

Sementara, Iqbal SH selaku pengacara yang turut mendampingi Chairani mengatakan, kedatangan mereka ke kompleks pegawai PPKS adalah untuk mengadakan sidang lapangan dan dijadikan bahan sidang perdata atas kasus sengketa lahan itu.

Sebab, ujarnya, lahan yang ditempati PPKS itu sudah dijual kepada salahsatu pembeli beberapa tahun lalu. Namun dia mengaku bukan mewakili pihak pembeli lahan itu, melainkan mewakili Ibu Chairani, keturunan dari Ibu Khairul Badriah yang juga anak dari Cik Putih, keluarga Kesultanan Deli.

Ia membantah jika proses sidang lapangan gagal. "Justru sukses, kok," kata dia. Ia juga membantah semua argumen yang disampaikan Refman Basri SH dan pihak PPKS.

Kata dia, Chairani adalah keturunan dari Khairul Bariah, dan Khairul Bariah merupakan keturunan Cik Putih. Mengenai surat keterangan langsung dari Kesultanan, Iqbal menyebutkan, yang mengeluarkan surat itu adalah Sultan muda.

Mengenai klaim lahan PPKS adalah aset negara, Iqbal bilang, kalau aset negara, tentu sudah ada sertifikat atas lahan itu. "Kita sudah mendapatkan pernyataan kalau mereka (PPKS -red) mendaftarkan (lahan tersebut) tapi BPN (Badan Pertanahan Nasional) menolak (untuk mengeluarkan sertifikat)," ujar Iqbal. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit