infosawit

74% Minyak Sawit yang Masuk ke Eropa Telah Bersertifikat Berkelanjutan



Ketua Aliansi Minyak Sawit Eropa (EPOA), Frans Claassen
74% Minyak Sawit yang Masuk ke Eropa Telah Bersertifikat Berkelanjutan

InfoSAWIT, MADRID - Pada Konferensi Minyak Sawit Eropa tahunan ke-6, Ketua Aliansi Minyak Sawit Eropa (EPOA), Frans Claassen, meminta perusahaan makanan dan pengecer untuk memenuhi komitmen mereka dan hanya menggunakan minyak sawit yang berkelanjutan.

Pihak EPOA percaya bahwa minyak sawit berkelanjutan adalah bahan pangan utama untuk membantu memberi makan dunia, sekaligus membantu melindungi keanekaragaman hayati dan lingkungan serta meningkatkan pembangunan sosial ekonomi di daerah pedesaan. Minyak sawit berkelanjutan berkontribusi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, atau SDGs.

Anggota EPOA pun siap untuk beralih dan memimpin transformasi pasar minyak sawit berkelanjutan di Eropa. Claassen mengatakan, terget kami 100% penggunaan minyak sawit berkelanjutan pada  2020, yang digunakan dalam makanan di Eropa. “Kami mendesak LSM untuk mengambil sikap kooperatif untuk memberdayakan orang-orang yang melakukan pekerjaan di lapangan dan memungkinkan perubahan,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Citra negatif minyak kelapa saat ini sebagai bahan baku makanan sangat menghambat transisi ke penyerapan minyak sawit berkelanjutan 100%. Para delegasi di ruangan seminar  menyerukan tindakan dan meninjau potensi menggunakan kampanye komunikasi bersama untuk mendorong praktik yang berkelanjutan.

Merujuk laporan pemantauan terbaru yang dilakukan oleh European Sustainable Palm Oil (ESPO), inisiatif MVO - Industri Minyak dan Lemak Belanda dan IDH, Inisiatif Perdagangan Berkelanjutan - menunjukkan bahwa 74% dari minyak sawit yang diimpor untuk pangan telah disertifikasi berkelanjutan (CSPO) ) pada tahun 2017 [1]. Karena volume absolut minyak sawit meningkat, penting untuk mendorong permintaan yang lebih kuat untuk minyak sawit berkelanjutan di seluruh rantai nilai. Ini diperlukan untuk mencapai target 2020 dalam deklarasi bersama oleh organisasi, pemerintah dan sektor swasta.

Salah satu cara untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di negara-negara penghasil adalah dengan membeli kredit petani kecil mandiri yang khusus. Untuk pertama kalinya, laporan pemantauan ESPO juga memberikan data tentang serapan kredit yang ditawarkan oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yang sekarang telah mencapai 8,1 ribu ton. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit