infosawit

99% Minyak Sawit yang Masuk Uni Eropa Bisa Terlacak



99% Minyak Sawit yang Masuk Uni Eropa Bisa Terlacak

InfoSAWIT, Jerman  - Saat ini industri makanan di UniEropa telah menggunakan berbagai strategi untuk memastikan minyak sawit yang mereka gunakan berkelanjutan. Sebagai titik awal, mereka membutuhkan visibilitas yang lebih baik pada rantai pasokan mereka. Hampir semua - (99% pada tahun 2017) - minyak sawit yang masuk ke Eropa sekarang dapat dilacak ke tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).

Dalam keterangan resmi kepadaInfoSAWITbelum lama ini, sekitar 84% dari semua minyak sawit yang diimpor ke Eropa pada tahun 2017 dicakup oleh kebijakan keberlanjutan perusahaan yang berfokus pada 'Tidak Ada Deforestasi, Tanpa Lahan Gambut dan Tanpa Eksploitasi' (NDPE); menangani bidang-bidang utama yang menjadi perhatian dalam hal keberlanjutan rantai suplai.Demikian pula langkah yang dilakukan bagi para negara produsen.

Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno menjelaskan, moratorium yang diberlakukan pada perluasan perkebunan kelapa sawit oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo mampu menurunkan 60% deforestasi pada tahun 2017. Ini merupakan sebuah langkah maju yang penting.

Baik di Indonesia maupun Malaysia, pemerintah daerah dan kabupaten bekerja sama dengan sektor swasta mengembangkan skema sertifikasi wajib (ISPO dan MSPO) dengan mekanisme tata kelola yang lebih kuat untuk memantau dan mendukung produksi berkelanjutan. Demikian pula di Kolombia, pemerintah, industri dan organisasi masyarakat sipil memiliki komitmen untuk ‘nol deforestasi’.

Di luar manfaat lingkungan dalam rantai pasokan, negara-negara produsen menekankan peran minyak sawit dalam pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Di Indonesia, minyak sawit mendukung penghidupan bagi 16 juta orang.

Sementara, Menteri Industri Primer Malaysia, Theresa Kok Suh Sim menjelaskan, perkembangan industri kelapa sawit di Malaysia memastikan tingkat kemiskinan sekarang di bawah 5% dengan kemiskinan ekstrim di bawah 1% dengan 38% produksi di Malaysia berasal dari para petani kecil. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit