infosawit

Mengenal Tahapan Proses Peremajaan Sawit Rakyat



Mengenal Tahapan Proses Peremajaan Sawit Rakyat

InfoSAWIT, JAKARTA - Merujuk informasi dari BPDP-KS, guna terlaksananya kegiatan peremajaan perkebunan kelapa sawit sesuai dengan tata kelola yang baik, maka program ini akan dilakukan dalam lima tahap, pertama melakukan verifikasi persyaratan, yang dilakukan secara berjenjang mulai dari kelompok tani, Dinas Perkebunan Kabupaten, Provinsi, dan Ditjen Perkebunan untuk mendapatkan persetujuan.

Lantas kedua, dilanjutkan dengan membuat perjanjian kerjasama 3 Pihak, antara BPDP-KS, Bank dan Koperasi/Kelompok Tani, ketiga, penyaluran dana, berdasarkan tata kelola peremajaan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian.

Keempat, melakukan monitoring dan evaluasi oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, Disbun Provinsi/ Kabupaten/Kota, BPDPKS, dan Bank Pelaksana, serta kelima pengembalian kredit yang dilakukan melalui skim KUR  dengan grace period selama 5 tahun dan bunga 7% per tahun.

Setelah secara prosedur administrasi lengkap, maka tahap selanjutnya ialah masuk ke teknis mekanisme peremajaan kebun sawit rakyat, yang akan menempuh beberapa tahapan diantaranya, pertama, penumbangan pohon sawit lama secara serampak, kedua,  penanaman kembali dengan menggunakan bibit tersertifikasi.

Kemudian ketiga, pelatihan dan pemberdayaan petani berdasarkan prinsip Good Agriculture Practice (GAP), dan keempat pemberian sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Kata Direktur BPDPKS, Herdrajat, dengan tahapan ini, diharapkan pada panen pertama dan kedua, kebun sawit rakyat yang telah diremajakan akan mendapatkan sertifikasi ISPO. (T2)

Terbit pada Majalah InfoSAWIT Edisi Agustus 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit