infosawit

Petani Sanggau Bakal Hadir Dalam Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit



Petani Sanggau Bakal Hadir Dalam Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit

InfoSAWIT, SANGGAU – Petani kelapa sawit swadaya di Sanggau belum lama ini mengelar rapat persiapan dalam menghadiri “Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia” yang akan diadakan di Jakarta pada tanggal  28-30 November 2018.

Dikaakan Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kab. Sanggau - Darius, tahun ini dianggap paling sulit untuk petani sawit di kabupaten Sanggau lantaran beberapa masalah yang dihadapinya, salah satu yang paling berat adalah penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit di petani, yang terjadi dari bulan Juni sampai saat ini dan masih berlangsung. Menurut pihak SPKS, harga TBS sawit hari ini yang ditetapkan Dinas Perkebunan diantara 1.010 – 1.35/kg tetapi harga yang diterima oleh petani sawit dibawah harga tersebut.

“Petani di Sanggau akhirnya kesulitan untuk menjual TBS secara langsung ke beberapa pabrik sekitar kebun-kebun petani,” kata Darius di Desa Bodok, Kecamatan Parindu, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat, (19/10/2018).

Lebih lanjut tutur Darius,  sebab itu acara Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia  sangat disambut baik oleh petani-petani sawit di Kabupaten Sanggau karena akan menjadi forum besar yang melibatkan semua kalangan termasuk pemerintah di dalamnya. Dengan demikian harapannya bisa mencari solusi dari permasalah petani sawit seperti harga TBS yang semakin hari meresahkan petani sawit.

Akibatnya petani sawit tidak bisa lagi mengelola kebun sawit secara maksimal karena untuk membeli pupuk saja saat ini sudah sulit maka perlu segera ada perhatian dari pemerintah. Untuk itu, kata Darius, akan ada sekitar 30 orang petani dari Sanggau yang bakal hadir dalam acara Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia, sekaligus akan menyampaikan masalah yang dihadapinya dan rekomendasi-rekomendasi.

“Melalui forum ini kami akan meminta yang paling utama masalah penurunan harga TBS segera diatasi oleh pemerintah, saya kira petani sawit sudah banyak memberikan kontribusi kepada negara maka harusnya negara saatnya memperhatikan nasib petani sawit,” tandas Darius (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit