infosawit

Darmin Nasution: Pemerintah Telah Terbitkan Dua Paket Kebijakan Sawit



Darmin Nasution: Pemerintah Telah Terbitkan Dua Paket Kebijakan Sawit

InfoSAWIT, NUSA DUA - Untuk menghadapi tantangan dalam industri kelapa sawit, pemerintah telah mengembangkan berbagai program untuk menjaga kelapa sawit sebagai industri strategis ekonomi Indonesia.

Tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) Darmin Nasution, Indonesia telah membuat 2 paket kebijakan yang telah disiapkan untuk menjaga daya saing minyak sawit Indonesia.

Pertama, kebijakan yang mengatur tentang pasokan minyak sawit: 1) Moratorium Kelapa Sawit; 2) Setelmen Sengketa di Kawasan Hutan (PPTKH); 3) Kebijakan Satu Peta; 4) Penguatan ISPO; dan 5) Penyesuaian Bea Keluar

Kedua, kebijakan yang mengatur tentang permintaan minyak sawit, yang meliputi: 1) Pemanfaatan B20 (Biodiesel); 2) Kebijakan tentang permintaan CPO untuk Produk Hilir dalam negeri.

“Selain 2 paket kebijakan ini, pemerintah juga memiliki kebijakan yang secara langsung membantu meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit melalui program penanaman kembali yang secara langsung meningkatkan produktivitas,” katanya dalam Konferensi Minyak Sawit Internasional IPOC 2018 & 2019 Price Outlook, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (1/11/2018).

Lebih lanjut tutur Darmin, tujuan pemerintah dalam membantu petani menanam kembali kelapa sawit adalah untuk membantu masyarakat sehingga mereka tidak harus menjadi debitor bankable.

“Oleh karena itu, saya berharap BPDPK dapat mengesampingkan mentalitas memberikan persyaratan untuk meminimalkan risiko sehingga petani yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dana bantuan penanaman kembali hanya petani yang memenuhi persyaratan perbankan untuk memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” katanya.

Sesuai dengan arahan Presiden, kata Darmin, BPDPKS harus menyediakan penyederhanaan untuk penyediaan Dana Replanting. “Pertama, saya telah menginstruksikan BPDP untuk tidak lagi menghubungkan pendanaan Replanting dengan KUR dari Bank. Kedua, diharapkan pada akhir bulan ini kita dapat mempercepat program penanaman kembali untuk perkebunan rakyat, yang saat ini hanya mencapai sekitar 14.000 Ha hingga 50.000Ha, sekitar 36.000 hektar PSR dapat diluncurkan pada akhir bulan ini,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit