infosawit

Menghitung Langkah Program Peremajaan Sawit Rakyat



Menghitung Langkah Program Peremajaan Sawit Rakyat

InfoSAWIT, JAKARTA - Kendati ada kekhawatiran program peremajaan sawit rakyat tidak bisa rampung sesuai target yang telah ditentukan, tidak demikian dengan pihak Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian, yang melihatnya masih optimis program peremajaan sawit rakyat tersebut bakal bisa dipenuhi sesuai target.

Alasannya untuk peremajaan sawit rakyat seluas 150 ribu ha bakal dilakukan dengan petani kelapa sawit yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Rakyat (Aspekpir), sisanya atau sebanyak 35 ribu ha baru untuk petani sawit lainnnya.

Hitungan Dirjenbun, potensi lahan yang bisa di remajakan dari petani yang tergabung dalam Aspekpir mencapai seluas 617 ribu ha, dengan demikian masih jauh lebih luas dari target peremajaan sawit rakyat yang telah ditentukan. “Terlebih rata-rata sudah masuk masa peremajaan,” kata Dirjenbun, Bambang, dalam pertemuan dengan Aspekpir belum lama ini di Jakarta.

Selain melakukan kerjasama dengan Aspekpir, kata Bambang, pihaknya juga akan terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan aturan guna memudahkan petani kelapa sawit memperoleh pendanaan dari BPDP-KS sejumlah Rp 25 juta/ha.

Penyederhanaan itu misalnya dilakukan melalui pembentukan klaster perkebunan kelapa sawit dengan kelompok luas lahan minimal 50 ha hingga 300 ha. “Prinsipnya untuk membantu petani jangan sampai dibebani dengan berbagai macam persyaratan,” katanya.

Bambang pula berharap, dalam program peremajaan sawit rakyat ini, petani bisa berperan lebih besar, sehingga dana yang sudah disiapkan oleh BPDP-KS bisa diserap sepenuhnya oleh petani dengan didukung dengan kelembagaan petani yang kuat. (T2)

Terbit pada Majalah InfoSAWIT  cetak Edisi Agustus 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit