infosawit

Laporan HSBC Navigator Banyak Pelaku Bisnis Waspada Terhadap Kebijakan Proteksi



Laporan HSBC Navigator Banyak  Pelaku Bisnis Waspada Terhadap  Kebijakan Proteksi

InfoSAWIT, JAKARTA – Kebanyakan perusahaan di Indonesia saat ini tetap waspada terhadap proteksionisme yang tumbuh dari para mitra dagang utama yang mulai banyak menerapkan perlindungan perusahaan supaya menumbuhkan pasar domestiknya. Dari responden yang dikumpulkn HSBC, sebanyak  71% di Indonesia mengekspresikan pandangan ini, atau terjadi peningkatakn 16 persentase dibandingkan survei terakhir yang dilakukan HSBC Navigator (akhir 2017).

Hasil ini juga 8 persen lebih tinggi dari rata-rata global. “Menunjukkan perusahaan Indonesia secara khusus prihatin pada implikasi dari meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Cina, yang mencerminkan Peran Tiongkok sebagai mitra dagang utama bagi Indonesia,” catata laporan HSBC Navigator yang diterima InfoSAWIT, Belum lama ini.

Sementara di sisi regulai, pandangan di antara responden di Indonesia lebih beragam. dimana 45% pelaku bisnis melihat peraturan yang muncul telah meningkatkan beban biaya mereka, sekitar sepertiga (31%) melihat peraturan dianggap memiliki dampak positif untuk daya saing.

Secara keseluruhan, kesadaran seputar kebijakan yang terkait dengan perdagangan tampaknya tinggi di antara keduanya responden, dengan sebagian besar perusahaan melihat sangat relevan untuk bisnis mereka.

Lantas terkait lokasi pasar ekspor terbesar Indonesia, lebih banyak pelaku bisnis melihat ASEAN sebagai pasar yang bermanfaat (37%) dibandingkan dengan yang akan datang yakni perdagangan antara EU-Indonesia FTA (34%).  “Di sisi lain, separuh responden berpikir bahwa inisiatif ini tidak akan berdampak pada bisnis mereka,” catata HSBC Navigator. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit