infosawit

Cegah Bisnis Sawit Rugi Triliunan Rupiah Akibat Ganoderma



Cegah Bisnis Sawit Rugi Triliunan Rupiah Akibat Ganoderma

InfoSAWIT, JAKARTA - Dalam  keadaan  normal, di perkebunan kelapa sawit, keseimbangan alam sudah terjaga dengan baik dimana rantai makanan antara predator alami dan patogen sudah berimbang namun karena  pemakaian pupuk dan pestisida kimia yang berkelanjutan, menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga predator alami mati dan berkembang patogen baru.

Pada umumnya para orientasi pekebun belum paham bahwa pada daerah endemik Ganoderma, sebenarnya yang sakit adalah lahannya. Lahan perkebunan kelapa sawit  yang sakit karena inokulum Ganoderma telah menyebar dan bertahan di kebun,  sehingga tanaman kelapa sawit sesehat apapun jika ditanam di lahan tersebut cepat atau lambat akan terserang Ganoderma juga.

Strategi pengendalian penyakit Ganoderma yang paling baik adalah dengan melakukan pengendalian terpadu yang merupakan kombinasi dari pupuk dan pengendali hayati seperti yang disarankan oleh PKT yaitu pupuk Super MOAF® dan pengendali hayati CHIPS® yang diformulasi spesifik dan khusus sesuai kebutuhan kebun.

Contohnya, pada Mei 2017 tanaman usia 1 tahun mati karena penyakit Busuk Pangkal Batang yang disebabkan oleh Ganoderma, sehingga pihak kebun melakukan tanam ulang di tanah tersebut, namun pihak kebun menyadari hal ini sangatlah berbahaya karena lahan yang baru dibuka untuk penanaman sawit saja dapat terserang Ganoderma apalagi tanah yang sudah pernah terserang Ganoderma sebelumnya. PKT memiliki solusi untuk hal ini, dimana sebelum pohon ditanam kembali pada Juni 2017,  diaplikasikan CHIPS® 2.1 dan CHIPS® 2.2 sebagai vaksin pencegahan Ganoderma dan Super MOAF® sebagai pupuk. Hal ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan Ganoderma  sehingga meningkatkan peluang hidup kelapa sawit.

Pada Juni 2018 tanaman yang sudah diaplikasikan Super MOAF® dan CHIPS® tumbuh dengan sangat baik tanpa terlihat adanya infeksi Ganoderma. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi tanaman kontrol yang tidak diaplikasi Super MOAF® dan CHIPS® tersebut, dimana tingkat kematian tanaman mencapai 40-50%, jadi dapat disimpulkan apabila menggunakan CHIPS® dapat  mencegah kerugian waktu dan investasi perusahaan perkebunan sawit. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengakses www.pkt-group.com, atau telp: 0821 2000 6888 (ADV)

 

Terbit pada majalah InfoSAWIT Cetak Edisi September 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit