infosawit

MENGENALKAN PRODUK BERKELANJUTAN LEWAT FILM PENDEK



MENGENALKAN PRODUK BERKELANJUTAN LEWAT  FILM PENDEK

Generasi muda menjadi pemain kunci dalam mengubah perilaku konsumen dalam mendukung pelestarian lingkungan. Salah satunya ajakan penggunaan produk berbasis ekolabel (berkelanjutan). Caranya dengan mennggunakan media film atau video berdurasi pendek

Lembaga nirlaba multistakeholder Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan WWF-Indonesia pada akhir Agustus lalu mengumumkan pemenang kompetisi ‘Young Videomaker of Responsible Consumption’, yang merupakan bagian dari program Duta Muda RSPO Youth Leader in Sustainability, bekerja sama dengan #Beliyangbaik.

Sebelumnya kompetesi ini  telah diluncurkan pada bulan April 2018 dan diselenggarakan oleh komunitas Youth in Sustainability. Kompetisi ini ditujukan untuk anak muda Indonesia yang berusia antara 18-23 tahun untuk menunjukkan aksi konsumerisme yang bertanggungjawab melalui video yang menarik dan menampilkan produk dengan ekolabel ramah lingkungan atau bertanggung jawab sosial.

Tercatat dari total 81 video yang dikirimkan yang mencapai lebih dari 52.000 tayangan, dengan 5 video terpilih sebagai pemenang kompetisi yang akan mendapat dana pembinaan sejumlah total 31 Juta Rupiah.

Para juri kompetisi memilih dua pemenang untuk kategori Video Terbaik yakni ‘You Can Do It Too’ dan video animasi ‘Roro dan Suara Ajaib’. Sementara pemenang kategori Video Paling Favorit dipilih berdasarkan suara penonton antara lain ‘Aksara Bumi’, ‘Diman 1441 H’, dan ‘Satu Ramadhan’.

Dikatakan Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang, sangat penting bagi generasi muda untuk belajar mengembangkan nilai, sikap, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalani gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Lebih lanjut tutur Tiur, pihaknya percaya bahwa cara yang paling efektif untuk dapat membantu adalah melalui pendidikan dan memfasilitasi keterlibatan yang lebih dalam di antara para pemuda.

“Saya sangat senang dan bangga melihat upaya dari anak muda Indonesia untuk belajar tentang tantangan dan peluang yang berkaitan dengan minyak kelapa sawit, dan ingin terlibat untuk memimpin perubahan menuju konsumsi yang bertanggung jawab melalui tindakan sederhana, seperti tidak berlebihan di dalam mengonsumsi, membaca ekolabel pada produk, atau dengan memisahkan sampah sesuai jenisnya,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Sementara menurut penuturan Footprint Campai . . . 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit