infosawit

Beragam Alasan Kelapa Sawit Malaysia Lebih Baik dari Indonesia



Beragam Alasan Kelapa Sawit Malaysia Lebih Baik dari Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA - Dari Kondisi geografis Indonesia dan Malaysia cenderung memiliki kesamaan. Komoditas tanaman industri yang dibudidayakan pun hampir sama. Salah satu komoditas unggulan kedua negara ini ialah kelapa sawit.

Pada kenayataannya acap kali kelapa sawit asal Malaysia diunggulkan ketimbang kelapa sawit asal Indonesia, kondisi ini ibarat peribahasa, serupa tapi tak sama. Padahal dari kondisi geografis dan cara budidaya tidak jauh berbeda, namun kenapa kelapa sawit asal Malaysia lebih diunggulkan? Tercatat ada beberapa faktor  yang menyebabkan Malaysia lebih unggul dibanding Indonesia.

Salah satu faktor utama Indonesia kalah unggul dari Malaysia dalam industri kelapa sawit ialah pada status kepemilikan lahan. Dari data yang ditunjukkan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, total lahan kelapa sawit Indonesia pada 2016 seluas 11,67 juta ha, dimana sebanyak 4,76 juta ha dikelola oleh masyarakat, sementara perkebunan kelapa sawit yang dikelola perusahaan besar swasta sejumlah 6,15 juta ha dan perkebunan negara mencapai 756 ribu ha.

Luasnya perkebunan kelapa sawit yang dimiliki masyarakat tercatat berpengaruh pada rata-rata tingkat produktivitas minyak sawit yang dihasilkan secara nasional. Akibat masih banyaknya perkebunan sawit rakyat yang memiliki produktivitas masih rendah dibanding perkebunan sawit swasta.

Berdasarkan hitungan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, pada tahun 2017, bila pengelolaan budidaya perkebunan kelapa sawit dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan Good Agricultural Practicess (GAP), maka produtivitasnya bisa saja tinggi.

Saat ini rata-rata produktivitas kebun sawit milik petani masih sekitar 2,5 sampai 3 ton CPO/ha/tahun, masih kalah jauh dibandingkan tingkat produktivitas perkebunan kelapa sawit yang dikelola pihak swasta dengan rata-rata mencapai 4-6 ton CPO/ha/tahun.

Sementara produktivitas perkebunan kelapa sawit di Malaysia telah mencapai sekitar diatas 4 ton CPO/ha/tahun, bahkan untuk lokasi tertentu denga pengelolaan yang baik bisa mencapai 10 ton CPO/ha/tahun. Kondisi inilah yang pada akhirnya perkebunan kelapa sawit asal Indonesia masih belum unggul dibandingkan perkebunan kelapa sawit asal Negeri Jiran. (Rahma Az – Zahra Saroja, Jurusan Agribisnis 2015, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran)

 

Terbit pada Majalah InfoSAWIT edisi Cetak Agustus 2018

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit