infosawit

Tiga Tujuan Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan



Tiga Tujuan Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA – Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FoKSBI) yang merupakan yang dikoordinasi oleh pemeritah beranggotakan dari pihak pemerintah, swasta, akademisi dan lSM/lembaga pembangunan, telah merumuskan Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB), untuk menjadi acuan para pihak dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah berupa pembangunan kelapa sawit berkelanjutan.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT, Kamis (29/11/2018), Dokumen RAN-KSB telah mendapat persetujuan Komite Pengarah FoKSBI dan diserahkan kepada Pemerintah, serta akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sistem Pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Dikatakan Asisten Deputi Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Deputi Bidang Pertanian dan Pangan, Kemenko Perekonomian, Wilistra Danny, penyusunan RAN-KSB memiliki tiga tujuan diantaranya, pertama, sebagai dukumen acuan bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sistem Pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia dan menjadi lampiran dalam Perpres.

Kedua, sebagai alat untuk memperkuat koordinasi dan sinergisitas berbagai pihak dalam mencapai tujuan pembangunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.

Lantas ketiga, tutur Wilistra Danny, sebagai alat untuk meningkatkan pemantauan pelaksanaan pembanguna perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. “RAN-KSB bisa menjadi referensi bagi sektor swasta untuk perluasan kegiatan yang sudah dilaksanakan sebagai komitmen mendukung kebijakan pemerintah melaksanakan pembangunan kelapa sawit berkelanjutan,” tandas Wilistra. (T2)    


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit