infosawit

Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN) Bakal Jadi Bagian Perpres ISPO



Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN) Bakal Jadi Bagian Perpres ISPO

InfoSAWIT, JAKARTA - Minyak kelapa sawit adalah komoditas multiguna yang kerap ditemukan dalam berbagai makanan ringan dan produk perawatan. Tidak dapat dipungkiri, kelapa sawit kerap dikaitkan dengan deforestasi dan perusakan lahan gambut. Sebagai salah satu negara produsen kelapa sawit terbesar, Indonesia kerap mendapat sorotan dan mempunyai potensi sebagai pionir dalam pembangunan kelapa sawit berkelanjutan.

Oleh sebab itu Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FoKSBI) telah menyusun Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB), untuk menjadi acuan para pihak dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah berupa pembangunan kelapa sawit berkelanjutan.

Dokumen RAN-KSB telah mendapat persetujuan Komite Pengarah FoKSBI dan diserahkan kepada Pemerintah, serta akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sistem Pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia. Saat ini rancangan Perpres dimaksud masih dalam proses penyelesaian oleh Kantor kemenko Perekonomian.

Dari Informasi yang didapat InfoSAWIT, Kamis (29/11/2018), tujuan dari RAN-KSB diantara lain untuk mendukung Kementerian atau Lembaga; Pemda Propinsi dan Kabupaten pada 18 provinsi penghasil Kepala Sawit untuk implementasi praktik keberlanjutan sesuai dengan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dalam rangka kesiapan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, perlu dilakukan konsultasi dengan 18 Provinsi penghasil sawit sebagai awal persiapan agar implementasi RAN KSB dapat berjalan efektif. Tujuan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sesuai Perpres No 59 tahun 2017. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit