infosawit

Minyak Sawit Mampu Penuhi Kebutuhan Global Dengan Sedikit Lahan



Minyak Sawit Mampu Penuhi Kebutuhan Global Dengan Sedikit Lahan

InfoSAWIT, JAKARTA - Akibat tingginya permintaan minyak makanan dari konsumen minyak nabati, maka permintaan minyak nabati Uni Eropa mengalami lonjakan permintaan yang sangat tinggi. Di sisi lain, suplai yang mampu dihasilkan perkebunan soybean tidak mampu memenuhi kebutuhannya. Terlebih, kebun soybean merupakan perkebunan yang paling rendah produktivitasnya dalam menghasilkan minyak nabati dari setiap hektar perkebunannya.

Lantaran tak memiliki kemampuan dalam menyuplai kebutuhan masyarakat akan minyak makanan dari minyak nabati, maka kebutuhan pasar Uni Eropa menjadi peluang besar bagi minyak nabati lainnya, termasuk minyak sawit. Sebab itu, kebutuhan minyak nabati konsumen di Uni Eropa, dapat terpenuhi, melalui pasokan minyak sawit yang terus bertumbuh.

Berdasarkan data yang dimiliki Pusat Data InfoSAWIT 2018, keberadaan pertumbuhan konsumsi pasar global yang rata-rata sebesar 10% lebih setiap tahunnya, hanya dapat terpenuhi dari minyak sawit melalui peningkatan produktivitas hasil panennya. Pasalnya, produktivitas panen perkebunan kelapa sawit memiliki tren peningkatan yang cukup besar setiap tahunnya, paska tanaman sudah menghasilkan.

Tren peningkatan produksi minyak sawit, juga memiliki masa “keemasan” di usia remaja dengan rentang waktu selama lima tahun lebih. Sebab itu, keberadaan perkebunan kelapa sawit memiliki kekuatan besar untuk selalu menyuplai kebutuhan minyak nabati dunia. Lantaran minyak sawit juga dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif dari minyak nabati lainnya. (T1)

 

Terbit pada Majalah InfoSAWIT Cetak Edisi Oktober 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit