infosawit

31 ribu Data Pekebun Masih Tersebar di Berbagai Organisasi & Perusahaan



31 ribu Data Pekebun Masih Tersebar di Berbagai Organisasi & Perusahaan

InfoSAWIT, JAKARTA - Saat ini melalui program Inisiatif Kelapa Sawit Berkelanjutan (SPOI) yang merupakan kerjasama antara DitjenBun dan United Nation Development Program (UNDP) telah dipetakan berbagai inisiatif yang dilaksanakan oleh berbagai organisasi/lembaga dan perusahaan swasta termasuk pendataan pekebun kelapa sawit di Indonesia. Tercatat sekitar 31 ribu data pekebun tersebut masih tersebar di berbagai organisai/lembaga dan perusahaan di Indonesia.

Guna mengkonsolidasikan data-data tersebut dan memastikan berbagai inisiatif para pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk mendukung program-program priorotas pemerintah, maka dengan arahan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dibentuklah Taskforce Database Pekebun.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT, Taskforce ini berada dibawah koordinasi Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan serta Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan, beranggaotakan SPOI UNDP, Yayasan Inovasi Bumi (Inobu), Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) dan Yayasan Institut Sumber Daya Dunia (WRI).

Taskforce database ini tercatat telah berhasil mengembangkan Sistem Database Pekebun dengan format minimum sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan  No. 105/2018 tentang Pedoman Penerbitan STDB dan syarat PKSP. Format data minimum ini akan digunakan oleh berbagai pihak untuk mengkonsolidasikan data pekebunnya.

Sistem Database Pekebun yang pengembangannya didukung oleh Yayasan Inovasi Bumi ini telah terintegrasi dengan aplikasi e-STDB yang akan memfasilitasi pekebun di seluruh Indonesia untuk mengajukan STDB secara online, cepat dan tanpa dipungut biaya.

Diharapkan dengan sistem database pekebun ini data pekebun yang masih tersebar diberbagai organisasi/lembaga/perusahaan swasta dapat dikonsolidasikan dan dikelola oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian sebagai wali daat dalam rangka mendukung perbaikan tatakelola perkebunan pekebun. Data yang dikonsolidasikan tersebut akan di gunakan untuk kebutuhan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang. (T2)

Telah Terbit pada InfoSAWIT edisi Cetak  September 2018

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit