infosawit

Wilmar Bekerjasama Dengan Aidenvironment, Wujudkan Komitmen Bebas Deforestasi



Wilmar Bekerjasama Dengan Aidenvironment, Wujudkan Komitmen Bebas Deforestasi

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Setelah sempat memperoleh aksi protes dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan, Greenpecae, akhirnya Wilmar International Limited (Wilmar) mengeluarkan Pernyataan Bersama dengan Aidenvironment dan mendukung perusahaan-perusahaan barang konsumsi. Pernyataan Bersama ini merinci program pengawasan dan keterlibatan pemasok baru Wilmar yang akan mempercepat upaya menuju industri kelapa sawit bebas deforestasi.

Program ini dikembangkan untuk meningkatkan keefektifan kebijakan Tanpa Deforestasi, Tanpa Lahan Gambut, Tanpa Eksploitasi (NDPE) dan juga berniat untuk menyediakan remediasi bagi penggundulan hutan di masa lalu oleh pemasok pihak ketiganya. Wilmar akan mendukung upaya Aidenvironment untuk mengembangkan basis data pemetaan grup pemasok minyak sawit yang komprehensif di bawah Program Kepatuhan Grup Pemasok yang terakhir, yang akan memungkinkan kegiatan pengembangan lahan dari pemasok Wilmar untuk dipantau lebih baik.

Chief Sustainability Officer Wilmar, Jeremy Goon menjelaskan, pihaknya tetap berkomitmen terhadap kebijakan NDPE dan rencana baru yang ditingkatkan ini adalah bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan menuju rantai suplai bebas dari deforestasi dan konflik.

Namun demikian Jeremy menyadari  bahwa upaya dalam mencapai tujuan berkelanjutan secara tidak sengaja menciptakan dampak negatif pada petani kecil. “Yang penting, kita harus memastikan bahwa dengan menaikkan standar lebih tinggi, kita tidak berkontribusi pada pasar minyak kelapa sawit yang tidak berkelanjutan, yang juga dikenal sebagai 'kebocoran pasar'. Oleh karena itu, kami terus menempatkan pentingnya keterlibatan sehingga dapat terus membimbing dan membantu petani kecil dan pemasok kami untuk mematuhi kebijakan NDPE,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, senin (10/12/2018).

Sementara tutur Pendiri Aidenvironment Asia, Eric Wakker mengatakan, perusahaan dalam rantai pasokan minyak sawit sekarang akan mendapatkan visibilitas yang lebih baik ke perusahaan perkebunan yang mereka dapatkan dari lokasi operasional mereka dan terutama kepatuhan mereka terhadap Kebijakan NDPE.

 “Ini juga akan memungkinkan perusahaan untuk bertindak lebih cepat terhadap pemasok yang ditemukan terlibat dalam deforestasi dan pengembangan lahan gambut,” tandas Eric Wakker. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit