infosawit

Sawit Berkontribusi Pada Pelestarian Lingkungan



Sawit Berkontribusi Pada Pelestarian Lingkungan

InfoSAWIT, JAKARTA -  Selain sebagai penggerak perekonomian daerah, faktanya perkebunan kelapa sawit pun berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Ini dilihat dari hematnya lahan perkebunan kelapa sawit yang di budidayakan di dunia. Lantaran produktivitas kelapa sawit 8 hingga 10 kali lipat lebih tinggi, dibandingkan produktivitas komoditas minyak nabati lainnya di dunia, sehingga lahan yang digunakan pun tidak terlalu luas.

Selain memiliki produktivitas tinggi, pohon sawit memiliki potensi sebagai tanaman untuk reboisasi untuk lahan-lahan terbuka dan terlantar, yang secara ekonomi tidak memiliki nilai (potensi kayu) dan nilai konservasi. Alasannya, menurut Deforestation Watch, Simon Chambers (18 Juli 2008) mencatat sebagai berikut, pertama, kebun sawit mampu menyerap hingga 36,5 ton bahan kering per hektar per tahun dibandingkan dengan hutan hujan yang hanya dapat berasimilasi hingga 25,7 ton bahan kering per hektar, mereka menjadi lebih efisien dalam hal peremajaan atmosfer.

Kedua, minyak sawit telah difitnah secara tidak adil terkait masalah emisi karbon. Jika perkebunan kelapa sawit menggantikan pohon hutan tropis, maka bisa dituduh minyak kelapa sawit meningkatkan emisi karbon.

Serta ketiga, memang, penanaman pohon sawit mungkin tidak sepadat hutan tropis, tetapi tentu jauh lebih unggul dari tanaman minyak nabati lainnya seperti kedelai, jagung, kanola dan bunga matahari dalam hal efisiensi dalam penyerapan CO2.

Minyak sawit mentah (CPO) yang pula menjadi bahan baku energi terbarukan (Biodiesel), tidak bisa diabaikan begitu saja. Dibandingkan dengan bahan bakar berbasis fosil, bahan bakar biodiesel tercatat lebih ramah lingkungan.

Lantas, dalam proses pengolahan tandan buah segar, limbah padat dan limbah cair termanfaatkan seluruhnya untuk dipakai sebagai subtitusi pupuk dan sebagai sumber tenaga listrik, sehingga dapat dihindari terjadinya pencemaran lingkungan.

Dengan demikian kedepan komoditas kelapa sawit bisa menjadi salah satu komoditas strategis di dunia. Lantaran minyak sawit bisa menjadi sumber minyak nabati dan bahan bakar terbarukan, disamping ramah lingkungan dan mampu mendongkrak perekonomian rakyat. (Teguh Patriawan / Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Perkebunan KADIN Pusat)

Artikel terbit pada Majalah InfoSAWIT edisi November 2012

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit