infosawit

Riau Susun Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan



Riau Susun Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA – Sebagai salah satu provinsi dengan luah lahan perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia mencapai 21% dari total luasan perkebunan kelapa sawit nasional, serta berkontribusi terhadap 27% produksi minyak sawit (CPO) Indonesia, saat ini Provinsi Riau secara serius sedang menyusun draf Rencana Aksi Provinsi (RAP), mendukung penerapan praktik perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

RAP ini akan diimplementasikan terutama di 12 kabupaten/kota penghasil kelapa sawit di Indonesia, diantaranya Pelalawan, Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Kepulauan Meranti, Dumai dan Pekanbaru. RAP ini akan menegaskan koordinasi antar lembaga, akses pendanaan, dan penegakan hukum, serta upaya strategis peningkatan kapasitas pekebun dan peremajaan tanaman.

Dikatakan Kepala Bidang Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti, saat ini Riau memiliki hampir 1,3 juta hektar perkebunan kelapa sawit yang masih didata secara lengkap agar bisa menjadi bagian dari rencana aksi provinsi untuk pengembangan kelapa sawit berkelanjutan.

Kebutuhan terhadap pendataan ini sangat penting karena merupakan landasan untuk melakukan berbagai intervensi untuk pengembangan kelapa sawit berkelanjutan ke depannya. “Kami juga menyadari bahwa permasalahan sawit membutuhkan kerja sama dan dukungan dari sektor lain, mulai dari kehutanan, ketenagakerjaan, dan lainnya,” katanya dalam Lokakarya yang diadakan di Jakarta, Senin (25/2/2019) yang dihadiri InfoSAWIT. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit