infosawit

Luhut: Perbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit Tanpa Didikte



Luhut: Perbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit Tanpa Didikte

InfoSAWIT, JAKARTA -  Dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, peranan industri kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia sangat penting. Saat ini, dikatakan Luhut Panjaitan, sawit telah menjadi industri super strategi bagi negara.  Kontribusi sawit menyerap tenaga kerja lebih dari 17,5 juta orang. Baik secara langsung maupun tidak langsung dan menciptakan kesejahteraan sebanyak 2,3 juta petani kecil.

Kendati memiliki segudang kelebihan, Luhut tetap meminta kepada pelaku industri dapat menata praktik perkebunan sehingga Indonesia benar-benar berdaulat, bermartabat dan berkelanjutan." Diplomasi sawit ke kelua negeri tetap offensive. Karena pertahanan terbaik itu adalah menyerang. Kita ini negara besar, tidak boleh diatur-atur apalagi didikte orang," katanya dalam acara Pertemuan Petani Kelapa Sawit Indonesia, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (28/2/2019) di Jakarta.

Namun demikian lebih lanjutb kata Luhut, pengembangan perkebunan sawit harus memperhatikan aspek lingkungan agar menghasilkan pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. “Olehkarena itu pemerintah mengambil langkah moratorium perluasan lahan sawit dan restorasi gambut,” jelasnya.

Sementara adanya ancaman terhadap pasar ekspor sawit Indonesia dari Uni Eropa lewat praktik diskriminasi penggunaan sawit terhadap produk biodiesel asal Indonesia, pihak pemerintah berencana menerapkan diplomasi perdagangan dengan mengedepankan dialog dan lobi. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit