infosawit

James Fry: Pertengahan Tahun Harga Minyak Sawit Menguat Jadi US$ 620/ton



James Fry: Pertengahan Tahun Harga Minyak Sawit Menguat Jadi US$ 620/ton

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Kepala Konsultan Agribisnis, LMC International Ltd, James Fry, juga meramal harga CPO akan naik pada 2019, di tengah ekspektasi bahwa persediaan minyak sawit global akan turun menjadi 1,5 juta ton, dan ketika harga minyak mentah Brent mencapai US$ 70 (RM 286,48) per barel.

Fry mengatakan harga minyak sawit mentah (CPO) di Asia Tenggara nampak bakal mampu menembus US$ 620 per ton. “Tahun ini diawali dengan stok minyak sawit yang cukup tinggi, namun diharapkan stok akan mulai menurun dan akan mampu mengangkat harga minyak sawit sekitar US$ 100 sampai US$ 170/ton pada pertengahan tahun ini,” katanya pada acara Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition 2019, seperti dikutip dari The Edge Markets.

Fry percaya bahwa perselisihan dagang antara produsen minyak mentah di AS dengan negara pengekspor minyak mentah akan berdampak pada perdagangan minyak mentah sehingga harga hanya sekitar US$ 60 per barel untuk West Texas Intermediate dan US$ 70 per barel untuk Brent.

Lebih lanjut kata Fry, selama Malaysia dan Indonesia tetap menerapkan kebijakan kewajiban biodiesel B20 dan B10 masing-masing, bakal berdampak pada cadangan minyak sawit dunia yang akan turun sekitar 1 juta ton, sehingga stok hanya mencapai 1,5 juta ton pada 2019. “Di tengah penarikan cadangan pembelian musiman hingga Juni tahun ini,” tandas Fry. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit