infosawit

RSPO Berniat Sederhanakan Skim Sawit Berkelanjutan Petani



Wakil petani kelapa sawit asal Indonesia penerima sertifikat RSPO
RSPO Berniat Sederhanakan Skim Sawit Berkelanjutan Petani

InfoSAWIT, KOTAKINABALU - masih sedikitnya partisipasi petani baik plasma maupun swadaya telah mendorong RSPO untuk melakukan penyeerhanaan skim sertifikasi RSPO untuk petani. Harapannya bakal menggenjot partisipasi petani dalam menghasilkan minyak sawit berkelanjutan.

Dikatakan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tanjung Sehati, Jalal Sayuti, penyederhanaan proses sertifikasi RSPO untuk skim petani bisa dilakukan termasuk menyederhanakan proses audit untuk memperoleh sertifikat RSPO. “Apabila dalam proses sertifikasi RSPO untuk skim petani disederhanakan kami sambut dengan baik,” katanya kepada InfoSAWIT.

Sebab kata Jalal, jika terlalu banyak aturan yang lumayan ketat bakal menghambat proses sertifikasi RSPO untuk skim petani. Sementara untuk proses perbaikan bisa dilakukan secara terus menerus, atau diatur dalam tahapan perbaikan. “Tentu saja untuk awalan harus ada batasan yang jelas misalnya kebun sawit yang dikelola tidak berada di kawasan hutan,” katanya.

Namun demikian dikatakan Direktur Yayasan Setara Jambi, Rukaiyah Rafik, gagasan menyederhanakan proses sertifikasi RSPO untuk skim petani jangan sampai justru menjadikan skim RSPO untuk petani tersebut malah tidak lagi dipercaya para konsumen. (T2)

 

Lebih Lengkap Baca InfoSAWIT edisi Desember 2018

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit