infosawit

Petani Milenial Indonesia Harus Bertumbuh



Suasana Bincang Asyik Pertanian Indonesia yang diadakan Forwatan
Petani Milenial Indonesia Harus Bertumbuh

InfoSAWIT, SENTUL - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) mendorong tumbuhnya petani Milenial di Indonesia. Menurut Staf Ahli Menteri Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi, kebutuhan Indonesia akan keberadaan petani Milenial sangat besar. Petani Milenial, menurutnya, berasal dari orang-orang muda yang memiliki minat besar guna membangun pertanian di Indonesia. Keterlibatan petani-petani muda yang sering disebut petani Milenial ini, dibutuhkan Indonesia, supaya dapat mengikuti kemajuan teknologi yang semakin maju.

"Petani Milenial juga menjadi target Kementan hingga 1 juta orang," kata Prof Dedi menjelaskan dalam acara Bincang Asyik Pertanian Indonesia (Bakpia) yang digagas oleh Forum Wartawan Pertanian (Forwatan), dan Kementerian Pertanian, Senin (18/3/2019) di Sentul, Jawa Barat dihadiri InfoSAWIT.

Sejalan dengan itu, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Riyanto menjelaskan, akan pentingnya keberadaan produk yang dihasilkan petani dapat mudah di akses pasar, sehingga butuh keterlibatan teknologi. Pentingnya, keterlibatan teknologi informasi, akan sangat membantu petani dalam mendapatkan penghasilan lebih besar, lantaran mata rantai perdagangan dapat lebih ringkas.

Memasuki era revolusi industri 4.0 kedepan, Kementan mengharapkan dapat mendorong keberhasilan petani khususnya petani milenial, menjadi lebih baik lagi.

"Petani Milenial diharapkan dapat lebih mudah menggunakan teknologi informasi dan dapat mengambil keputusan lebih cepat," tandas mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Farid A. Bahar. (T1)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit