infosawit

PT PMP Raih Penghargaan Importir Penyumbang Bea Terbesar 2018



PT PMP Raih Penghargaan Importir Penyumbang Bea Terbesar 2018

InfoSAWIT, JAKARTA - PT Putera Manunggal Perkasa (PMP), perusahaan kelapa sawit yang bernaung di bawah Grup PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ), meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Bea Cukai Papua sebagai apresiasi terhadap pembayar pajak impor terbesar di tahun 2018.

Penghargaan Importir Penyumbang Bea Masuk Terbesar 2018 kepada PMP diberikan dalam acara Sorong Customs Award 1.0 yang diadakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Kota Sorong pada Rabu (13/03) di Sorong.

“Kami berterima kasih untuk penghargaan kepada PT PMP dan menyambut baik komitmen Dirjen Bea Cukai untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) karena hal ini mendukung dan mempermudah kegiatan operasi perusahaan,” kata General Manager PMP Bambang Wijanarko dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Khusus Papua, Akhmad Rofiq, dalam sambutannya menegaskan kembali komitmen jajarannya untuk bekerja bebas dari praktik korupsi dan mengapresiasi pelaku industri yang patuh pajak bea.

Selain sebagai bentuk kewajiban kepada negara, membayar pajak bea impor yang disiplin dan jujur selaras dengan salah satu nilai utama yang dianut perusahaan yaitu integritas, tambah GM PMP Bambang.

Beroperasi di Kabupaten Sorong Selatan dan Maybrat, PMP bersama PT Permata Putera Mandiri (PPM) yang beroperasi di Kabupaten Sorong Selatan, adalah dua anak usaha ANJ yang menjalankan operasi kelapa sawit di Papua Barat yang mengutamakan nilai-nilai hakiki yaitu Integritas; Menghargai Sesama Manusia dan Lingkungan; dan Peningkatan Kemampuan Secara Berkesinambungan. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit