infosawit

Serapan Biodiesel Sawit Pada Februari 2019 Capai 648 Ribu Ton



Serapan Biodiesel Sawit Pada Februari 2019 Capai 648 Ribu Ton

InfoSAWIT, JAKARTA - Perluasan mandatori biodiesel sawit 20% (B20) kepada non-PSO menunjukkan perkembangan yang sangat positif setiap bulannya. Sepanjang Februari 2019 ini penyerapan biodiesel di dalam negeri mencapai lebih dari 648 ribu ton atau naik 17% dibandingkan dengan bulan Januari lalu yang hanya mencapai 552 ribu ton.

“Kita berharap uji coba B30 dapat segera dilaksanakan dan diharapkan dapat mempercepat implementasi program mandatori B30. Peningkatan penggunaan biodiesel berbasis CPO selain akan meningkatkan penggunaan CPO dalam negeri sekaligus akan menghemat devisa impor migas, yang selama ini nilainya sangat besar,” kata Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Mukti Sardjono, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (2/4/2019).

Dengan tingginya penggunaan CPO dalam negeri bakal mengurangi ketergantungan ekspor. Saat ini sedang dihadapkan pada tantangan hambatan perdagangan yang diterapkan oleh Komisi Uni Eropa yang pada tanggal 13 Maret 2019 ini telah mengadopsi Renewable Energi Directive II (RED II).

Kebijakan ini memuat penghapusan penggunaan biodiesel berbasis sawit karena sawit digolongkan sebagai minyak nabati beresiko tinggi terhadap deforestasi (ILUC – Indirect Land Used Change).

“Sedangkan minyak nabati lainnya digolongkan beresiko rendah. Meskipun landasan ilmiah RED II banyak dipertanyakan, diskriminasi negara Uni Eropa ini tentunya sangat merugikan negara produsen sawit,” tandas Mukti. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit